Pilpres AS Dibayangi Serangan Hacker

Minggu, 02 Oktober 2016 - 04:48 WIB
Pilpres AS Dibayangi...
Pilpres AS Dibayangi Serangan Hacker
A A A
WASHINGTON - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Jeh Johnson mengatakan, hacker diduga mencoba meretas sistem pemilu AS. Namun, sejauh ini tidak ada tanda-tanda para hacker telah berhail memanupulasi data.

"Dalam beberapa bulan terakhir, aktor maya berbaya telah menindai sejumlah besar sistem negara, yang bisa menjadi pembukaan upaya penyusupan," kata Johnson dalm sebuah pernyataan.

"Dalam beberapa kasus, kami telah menetapkan bahwa aktor berbahaya memperoleh akses ke sistem terkait voting negara. Namun, pada saat ini, kita tidak menemukan adanya manipulasi data," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (2/10/2016).

Kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump berulang kali menuduh bahwa sistem pemilu AS telah dicurangi. Sedangkan politisi top Demokrat di Kongres telah menuduh Rusia di belakang upaya berulang kali mencoba untuk mengakses baik data partai dan sistem voting negara.

Kepala Komite Nasional Demokrat, Donna Brazile, bulan lalu mengatakan organisasi itu telah diretas oleh agen yang disponsori Rusia yang mencoba untuk mempengaruhi pemilihan, ketika para pemilih akan memilih antara mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan Donald Trump.

Debbie Wasserman Schultz mengundurkan diri sebagai ketua DNC pada malam Konvensi Nasional Demokrat Juli setelah WikiLeaks membocorkan email para petinggi Partai Demokrat. Bocoran email tersebut menunjukkan pejabat partai yang mendukung Hillary Clinton ketimbang Senator Bernie Sanders selama kontes pencalonan partai.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
34 menit yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
1 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
2 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
3 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
4 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved