Shimon Peres, Sang Kreator Upaya Damai Israel-Palestina

Rabu, 28 September 2016 - 13:07 WIB
Shimon Peres, Sang Kreator...
Shimon Peres, Sang Kreator Upaya Damai Israel-Palestina
A A A
YERUSALEM - Shimon Peres dikenal sebagai salah seorang tokoh yang cukup moderat di Israel. Dia adalah satu dari segelintir orang yang mengharapkan adanya perdamaian antara Israel dan Palestina.
Bahkan, Peres adalah salah satu orang yang menjadi penggagas upaya damai tersebut pada awal 1990. Bersama dengan mantan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dan mantan Presiden Palestina Yasser Arafat, dia membentuk sebuah perjanjian yang bernama perjanjian Oslo, yang menjadi awal dari upaya damai Israel dan Palestina.
Tercapainya kesepakatan tersebut membuat Peres, Rabin dan Arafat diganjar Nobel Perdamaian. Ketiganya mendapat perngharagaan tersebut pada tahun 1994.
Namun sayang, paska kematian Rabin, Peres seperti kehilangan kekuatan untuk memaksakan adanya realisasi perjanjian damai tersebut. Pasalnya, paska Rabin mayoritas pemimpin Israel tidak terlalu serius menanggapi upaya damai tersebut.
Selain terkenal sebagai tokoh moderat di Israel, Peres juga dikenal sebagai politisi handal di Negeri Zionis tersebut. Karir politiknya dimulai pada era 1950-an, dimana saat itu Peres bergabung menjadi anggota partai buruh.
Hampir setengah abad dia mengabdi di partai Buruh, dan beberapa kali dia terpilih menjadi pemimpin di partai tersebut. Pada tahun 2005, ia beralih dan mendukung partai baru bernama Partai Kadima. Ia terpilih di Parlemen Israel atau Knesset pada Maret 2006 sebagai anggota dari Partai Kadima.
Pada 2007, Peres dicalonkan Partai Kadima dan memastikan diri pada 30 Juni 2007 untuk maju dalam pemilu Presiden. Ia dipilih oleh Knesset untuk menjadi presiden pada 13 Juni 2007 untuk menggantikan Moshe Katsav setelah pelantikannya pada 15 Juli 2007 untuk tujuh tahun masa jabatan.
Selain menjadi Presiden, dia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Israel pada tahun 1984 hingga 1986 dan 1995 hingga 1996. Kemudian di juga pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Israel, dan Wakil Perdana Menteri dalam koalisi di bawah kepemimpinan Ariel Sharon pada awal tahun 2005.
Setelah tak lagi menjadi Presiden, Peres masih tetap menjalankan kegiatannya di bidang politik. Namun, seperti dilansir Reuters pada Rabu (28/9), kegiatannya mulai terganggu sejak kesehatannya terus menerus menurun sejak awal tahun. Dua pekan lalu Peres kembali dilarikan ke rumah sakit untuk kesekian kalinya, akibat penyakit hati yang dia derita.
Dua pekan berjuang melawan penyakit hati, peres akhirnya menyerah. Pagi tadi, Peres dilaporkan meninggal dunia. Pria yang lahir di Polandia tersebut meninggal dunia pada usia 93 tahun.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
13 menit yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
1 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
9 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
10 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
11 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
12 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved