China Rayakan Hari Jadi Ke-67

Selasa, 27 September 2016 - 14:41 WIB
China Rayakan Hari Jadi...
China Rayakan Hari Jadi Ke-67
A A A
JAKARTA - Bulan September merupakan bulan yang spesial bagi warga China. Pasalnya, di September ini China merayakan hari jadi yang ke-67. Perayaan hari jadi ini dilakukan di seluruh perwakilan China di dunia, termasuk di Indonesia.
Bertempat di salah satu hotel di bilangan Jakarta Pusat, Kedutaan Besar China menggelar hari jadi negara mereka. Sejumlah pejabat tinggi Indonesia tampak hadir dalam perayaan tersebut, salah satu adanya Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Sri Mulyani.
Dalam sambutannya saat perayaan tersebut, Duta Besar China untuk Indonesia, Xie Feng mengatakan, walaupun bisa dibilang memiliki kemajuan yang cukup pesat, China sampai saat ini masih terus berusaha untuk mengembangkan diri.
"Dalam 67 tahun terakhir ini, rakyat China, setelah kerja susah payah yang terus-menerus, akhirnya menemukan jalan sosialis berkarakter China, yang sesuai dengan negara kami," kata Xie Feng dalam sambutannya.
"Sebagai negara berkembang terbesar, China telah membebaskan diri dari kemiskinan dan ketertinggalan sebelumnya dan melonjak menjadi enonomi terbesar kedua di dunia," sambungnya.
Dia menyebut China saat ini telah menjelma menjadi negara perdagangan komoditas terbesar dan menjadi negara asal investasi terbesar ketiga di dunia. Selain itu, dirinya menjabarkan dunia usaha di China terus berkembang, dengan ribuan usaha baru muncul setiap harinya.
Terkait hubungan dengan Indonesia, Xie Feng mengatakan, hubungan Indonsia dan China terjalin sangat baik. Hubungan baik ini tercermin dari seringnya terjadi pertemuan antara pempimpin kedua negara.
"Pada awal bulan ini, Presiden Indonesia Joko Widodo mengunjungi China untuk menghadiri KTT G-20, dan melakukan pertemuan yang sangat sukses dengan Presiden Xi Jinping. Kunjungan ini merupakan kunjungan ketiga setelah Presiden Jokowi menjabat, dan pertemuan kelima kedua pemipin negara," ucapnya.
"Kunjungan tingkat tinggi yang begitu sering ini membutikan bahwa hubungan kedua negara sedang berjalan pada tingkat yang cukup tinggi, pasti akan mendorong huungan terus maju ke tahap baru," ungkapnya.
(esn)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
2 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
3 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
4 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
5 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
7 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved