AS Tak Terima Kapal Perangnya Dicegat Kapal-kapal Iran

Jum'at, 26 Agustus 2016 - 01:56 WIB
AS Tak Terima Kapal...
AS Tak Terima Kapal Perangnya Dicegat Kapal-kapal Iran
A A A
WASHINGTON - Pihak Gedung Putih Amerika Serikat (AS) mengatakan, tindakan pencegatan kapal perang perusak USS Nitze oleh empat kapal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Selat Hozmuz tidak bisa diterima. Demikian disampaikan juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, hari Kamis.

Kapal-kapal IRGC pada hari Selasa mencegat kapal USS Nitze dengan kecepatan tinggi dan hanya berjarak 300 yard atau sekitar 274 meter. Pejabat Pentagon yang berbicara dengan syarat anonim itu menyebut manuver kapal-kapal Iran sebagai insiden “tidak aman dan tidak profesional”.

“Tidak jelas apa maksud dari kapal Iran itu, tapi perilaku ini tidak dapat diterima,” kata Earnest kepada wartawan.

”Jenis-jenis tindakan seperti ini memiliki potensi meningkatkan ketegangan yang semestinya tidak perlu,” lanjut Earnest, seperti dikutip dari Sputniknews, Jumat (26/8/2016).

Baca:
Kapal Iran Cegat Kapal Perusak AS dengan Kecepatan Tinggi


Akibat pencegatan tersebut, kapal perang AS mengubah jalur untuk mengindari insiden berbahaya. AS menegaskan kapal perangnya berlayar di peraian internasional di Selat Hormuz.

Namun, IRGC curiga terhadap aktivitas militer AS di dekat perbatasan Iran. Pasukan Iran telah dikerahkan dalam latihan perang yang kerap digelar di kawasan Teluk.

Insiden laut antara AS dan Iran pernah terjadi pada bulan Januari lalu, di mana IRGC menahan 10 pelaut AS dengan dua kapal patrolinya yang memasuki wilayah perairan Iran secara ilegal. Namun, 10 pelaut AS itu kemudian dibebaskan 15 jam kemudian melalui lobi yang dilakukan Pemerintah Obama.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
54 menit yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
1 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
3 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
3 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
4 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved