Iran: Rusia Harusnya Rahasiakan Penggunaan Pangkalan Udara Hamadan

Senin, 22 Agustus 2016 - 16:57 WIB
Iran: Rusia Harusnya...
Iran: Rusia Harusnya Rahasiakan Penggunaan Pangkalan Udara Hamadan
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran rupanya diam-diam menyimpan kekecewaan terkait pengakuan Rusia soal penggunaan pangkalan udara di Hamadam. Menurut Teheran, seharusnya penggunaan pangkalan udara itu bersifat rahasia dan tidak untuk diumumkan ke publik.

Namun, dari hari pertama operasi, Rusia langsung mengatakan bahwa mereka melakukan serangan dari pangkalan udara milik Iran. Menurut Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan, Rusia seperti ingin pamer bahwa mereka bisa menggunakan pangkalan udara milik Iran.

"Rusia tertarik menunjukkan bahwa mereka adalah negara adidaya dan dapat sangat mempengaruhi tren keamanan. Rusia ingin tampil sebagai agen efektif dalam adegan operasi di Suriah, sehingga mereka akan dapat bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dan mendapat jaminan akan posisi mereka di masa depan politik Suriah," ucap Dehghan, seperti dilansir Trend pada Senin (22/8).

Dia menambahkan, sejatinya Iran belum memberikan lampu hijau mengenai salah pangkalan udara milik mereka tersebut. "Apapun itu mereka akan tetap berada di Iran," sambungnya.

"Iran hanya membantu Rusia dengan mengizinkan pesawat untuk mengisi bahan bakar di pangkalan udara itu. Kehadiran pesawat Rusia di Iran datang atas permintaan pemerintah Suriah," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
22 menit yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
1 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
2 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved