Alami Masalah Berat di Teluk, 20 Keluarga TKI Dikumpulkan

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 16:26 WIB
Alami Masalah Berat...
Alami Masalah Berat di Teluk, 20 Keluarga TKI Dikumpulkan
A A A
SOLO - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia pada Sabtu (6/8/2016) mengumpulkan sekitar 20 keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami masalah berat di negara-negara Teluk. Mereka dikumpulkan di Solo, Jawa Tengah, untuk diberikan sosialisasi.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan sosiali diberikan untuk memberikan perkembangan terbaru kasus TKI di luar negeri, khususnya yang bekerja di negara angggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Fokus dari sosialisasi adalah keluarga dari TKI yang terlibat kasus berat seperti pembunuhan atau peyiksaan, baik yang menjadi korban atau pelaku.

“Kita ingin jemput bola saja kepada keluarga. Ke-20 orang yang dikumpulkan adalah keluarga TKI yang mengalami masalah berat di kawasan GCC. Yang masuk kategori khusus itu adalah apakah dia dituduh melakukan tindakan kriminal, yakni pembunuhan, zina, sihir, atau dia jadi korban,” kata Iqbal.”Kalau mereka harus ke Jakarta, mereka pada umumnya adalah golongan ekonomi lemah. Itu akan sangat membebani mereka,” ujarnya.Menurutnya, para keluarga TKI sebenarnya sering melakukan komunikasi dengan Kemenlu, baik dengan case officer, atau pun dengan petugas yang menangani kasus itu secara langsung. Namun, demi terciptanya hubungan yang lebih personal, maka sosialisasi itu digelar.

”Mereka bisa langsung menanyakan update-nya apa,” katanya. ”Sejauh mana ini efektif, itu efektifitasnya akan tergantung pada sejauh mana koordinasi antara perwakilan, Kemenlu, Pemda, dan keluarga. Kita terus dari waktu ke waktu mempererat kerja sama itu.”

”Terkadang masalahnya jadi lama karena fatwa warisnya tidak selesai, ada permasalahan di internal keluarga TKI mengenai siapa saja yang berhak menjadi ahli waris,” lanjut Iqbal mencontohkan salah satu kasus keluarga TKI.
(mas)
Berita Terkait
Perbaiki Nasib Masa...
Perbaiki Nasib Masa Depan, Ratusan TKI Korsel Nekat Ambil Kuliah Online
119 TKI Ilegal Tiba...
119 TKI Ilegal Tiba di Pelabuhan Bom Tanjung Tiram Tadi Malam
Pakai Kaos Gambar Palu...
Pakai Kaos Gambar Palu Arit, TKI Ilegal dari Malaysia Diperiksa Petugas
Tiba di Bandara Kualanamu...
Tiba di Bandara Kualanamu dari Malaysia, 150 TKI Langsung Dibawa ke Cadika Lubukpakam
Malaysia Bebaskan Majikan...
Malaysia Bebaskan Majikan Pembunuh TKI Adelina, Lukai Rasa Keadilan WNI!
Dubes Hermono: Banyak...
Dubes Hermono: Banyak PRT Indonesia Diperlakukan seperti Budak Zaman Modern di Malaysia
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
57 menit yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
2 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
3 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved