Gara-gara Memakan Manusia, 3 Singa di India Dikurung

Jum'at, 17 Juni 2016 - 10:37 WIB
Gara-gara Memakan Manusia,...
Gara-gara Memakan Manusia, 3 Singa di India Dikurung
A A A
DELHI - Tiga ekor singa yang telah memakan warga desa di India barat telah dikurung dan tidak akan dilepaskan kembali ke alam liar.

Keputusan itu disampaikan oleh petugas kehutanan setempat hari Kamis.

Tiga ekor singa—satu jantan dan dua betina—merupakan tiga di antara 17 singa yang ditangkap setelah menyeret anak berusia 14 tahun saat tidur di luar rumahnya di dekat tempat habitat singa di Hutan Nasional Gir, di negara bagian Gujarat, India.

Hutan itu merupakan tempat perlindungan terakhir di dunia untuk singa liar Asiatic. Anak itu tewas dimangsa ketiiga singa.

Anak 14 tahun itu merupakan orang ketiga yang tewas sejak April di daerah tersebut. Rentetan kejadian ini telah memicu protes warga dan anggota parlemen lokal. Mereka menuntut pemerintah untuk memburu singa jantan pemangsa manusia.

Kepala konservator Gujarat, A.P. Singh, mengatakan para pejabat urusan satwa liar telah mengidentifikasi tiga singa dengan menganalisis scat 17 singa. Dari identifikasi itu, mereka menemukan jenazah manusia korban ketiga.

Singh, seperti dikutip AP, Jumat (17/6/2016), mengatakan bahwa singa jantan telah menyerang dan membunuh manusia, sedangkan singa betina makan sisa-sisa tubuh manusia tersebut.

Singa jantan telah dipindahkan ke sebuah kandang di kebun binatang Junagadh, sedangkan dua singa betina akan dikurung di kandang di sebuah pusat penyelamatan.

Ke-14 singa lainnya akan dilepaskan kembali ke alam liar di Hutan Nasional Gir. Hutan ini telah menjadi tempat perlindungan yang penuh sesak karena melebihi kapasitasnya untuk 270 ekor singa.

Ada 500 ekor singa liar atau lebih di India kini telah bermigrasi ke taman satwa liar lainnya. Mereka kerap menetap di dekat sungai dan lahan pertanian sehingga kerap memicu konflik dengan penduduk desa terdekat.

Pada tahun 2013, Mahkamah Agung India memerintahkan pemerintah negara bagian Gujarat untuk memindahkan beberapa singa untuk negara-negara bagian lain untuk mencegah penduduk terlibat konflik dengan satwa itu. Namun, pemerintah Gujarat menolaknya karena tidak percaya negara bagian lainnya bisa melindungi singa.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
10 menit yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
1 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
2 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
3 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
4 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved