Filipina Kecam Aksi Pemenggalan WN Kanada oleh Abu Sayyaf

Selasa, 14 Juni 2016 - 12:59 WIB
Filipina Kecam Aksi...
Filipina Kecam Aksi Pemenggalan WN Kanada oleh Abu Sayyaf
A A A
MANILA - Pemerintah Filipina akhirnya angkat bicara mengenai eksekusi terbaru yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf. Kelompok yang berbasis di selatan Filipina itu mengeksekusi seorang warga negara Kanada bernama Robert Hall, kemarin.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Filipina Benigno Aquino menyatakan kecaman keras atas eksekusi terbaru yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Hall disandera selama sembilan bulan oleh Abu Sayyaf, sebelum akhirnya dieksekusi.

"Kami sangat mengutuk pembunuhan brutal dan tidak masuk akal terhadap Robert Hall, seorang warga Kanada, setelah disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Sulu selama sembilan bulan terakhir," kata Benigno, seperti dilansir Reuters pada Selasa (14/6).

Militer Filipina sendiri telah berhasil mengkonfirmasi kabar eksekusi yang dilakukan oleh Abu Sayyaf tersebut sejak semalam. Bahkan, militer Filipina disebut telah berhasil menemukan jenazah Hall.

Seorang sumber di militer Filipina menuturkan, jenazah Hall ditemukan di dekat sebuah gereja yang berada di sebuah pulau terpencil di selatan Filipina. Jenazah Hall ditemukan dalam kondisi terpenggal.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
2 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
3 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
6 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
6 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved