Warga Palestina Rayakan Serangan di Tel Aviv, Jurnalis Saudi Mengutuk

Kamis, 09 Juni 2016 - 17:19 WIB
Warga Palestina Rayakan...
Warga Palestina Rayakan Serangan di Tel Aviv, Jurnalis Saudi Mengutuk
A A A
TEPI BARAT - Banyak warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur turun ke jalan untuk merayakan penembakan di Tel Aviv yang menewaskan empat warga Israel dan melukai sembilan orang lainnya. Sementara itu, asosiasi jurnalis Arab Saudi mengutuk serangan tersebut.

Penembakan itu dilakukan oleh dua pria Palestina di pusat perbelanjaan di Tel Aviv semalam. Kedua pelaku menyamar dengan berpakaian ala warga Yahudi Ortodoks.

Setelah mendengar laporan soal penembakan, puluhan warga Palestina berkumpul di Gerbang Damaskus di Kota Tua Yerusalem. Mereka bernyanyi keras dan bersorak-sorai memuji kedua pria bersenjata yang melakukan serangan.


Baca:
Dua Pria Palestina Umbar Tembakan di Tel Aviv, 4 Tewas dan 9 Luka

Di Kota Tulkram, Tepi Barat, banyak pemuda turun ke jalan. Mereka membagikan permen ke sopir-sopir lokal untuk merayakan serangan di Tel Aviv. Kemudian, di kamp pengungsi Dheisheh, Bethlehem, puluhan warga Palestina berpartisipasi dalam pawai memuji serangan tersebut.

Perayaan serangan mematikan itu juga diramaikan warga Palestina pengguna media sosial. Mereka menciptakan hastag #Carlo Bullet, yang mengacu pada nama senapan mesin improvisasi yang digunakan dalam serangan. Selain itu, ada juga hastag #RamadanOperation untuk memuji serangan yang menghebohkan publik Tel Aviv tersebut.

Salma al-Jamal, seorang pembaca berita asal Palestina yang bekerja di Al-Jazeera TV, menulis di halaman Twitter-nya: "Opeasi Ramadhan yang berlangsung hari ini adalah jawaban terbaik untuk cerita yang kita dengar tentang 'proses perdamaian' yang beberapa orang mencoba sia-sia untuk menghidupkannya kembali.”


Baca juga:
Wakil Menhan Israel Sebut Ramadhan Bulan Teror

Sebaliknya, media Saudi dan Asosiasi Jurnalis Saudi mengutuk penembakan brutal di Tel Aviv.

”Serangan Tel Aviv adalah teror dan premanisme. Solidaritas dan dukungan kami untuk rakyat Palestina tidak berarti bahwa kita menerima pembunuhan terhadap orang tak berdosa dan warga sipil. Kami ingin menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban,” kata Dahham al-Enazi, anggota asosiasi tersebut.

”Saya akan selalu mengatakan bahwa membunuh warga sipil dan tak berdosa di jalan-jalan seperti yang terjadi dalam serangan Tel Aviv adalah teror. Bahkan jika itu terjadi di jalan-jalan di Teheran atau Isfahan akan (bernama) teror,” lanjut dia, seperti dikutip Jerusalem Post.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Pembunuhan Israel Terhadap...
Pembunuhan Israel Terhadap Warga Palestina Deklarasi Perang
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
26 menit yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
1 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
1 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
4 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved