Irak Bantah Kerjasama Bangun Pangkalan Militer Bareng Iran

Kamis, 02 Juni 2016 - 17:56 WIB
Irak Bantah Kerjasama...
Irak Bantah Kerjasama Bangun Pangkalan Militer Bareng Iran
A A A
BAGHDAD - Layanan pers Uni Patriotik Kurdistan (PUK) Irak membantah laporan yang menyebutkan adanya pembangunan pangkalan militer, bekerjasama dengan Iran di wilayah Kurdi Irak.

Pekan lalu, media Arab dan Turki melaporkan bahwa Teheran telah meluncurkan pembangunan pangkalan rudal terbesar di wilayah pegunungan di Kurdistan Irak, yang dilaporkan bertujuan untuk melindungi perbatasan Iran.

Namun, menurut PUK, yang mengutip beberapa Penjaga Perbatasan Irak, tidak ada pembangunan pangkalan militer tersebut. Tidak ada satupun pasukan ataupun penasihat Iran yang berada di wilayah Kurdi Irak, terlebih adanya pembangunan pangkalan militer.

"Semua laporan yang mengklaim kehadiran militer Iran di Irak tidak benar. Kami menekankan, bahwa tidak ada pasukan Iran yang hadir di Kurdistan Irak, terutama di daerah-daerah yang kita kontrol. Masyarakat Kurdistan tidak harus percaya rumor semacam ini," kata PUK, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (2/6).

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), melalui juru bicara mereka John Kirby juga mengatakan, Pemerintah AS tidak memiliki informasi tentang dugaan rencana oleh pemerintah Iran untuk membangun pangkalan rudal di wilayah Kurdistan Irak.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
2 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
3 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved