Raja Yordania Tunjuk PM Baru untuk Awasi Pemilu Parlemen
Senin, 30 Mei 2016 - 10:10 WIB
Raja Yordania Tunjuk PM Baru untuk Awasi Pemilu Parlemen
A
A
A
AMMAN - Raja Yordania, Abdullah, menunjuk politisi veteran Hani Mulqi sebagai Perdana Menteri yang baru, setelah membubarkan parlemen. Mulqi akan bertugas untuk mengawasi pemilu parlemen sebelum akhir tahun ini.
Dikutip dari Reuters, Minggu (29/5/2016), Raja Abdullah telah menerima pengunduran diri Perdana Menteri Abdullah Ensour. Sesuai dengan ketentuan konstitusi, Raja harus menunjuk seorang Kepala Pemerintahan sementara untuk mengawasi pemilu.
Masa bakti parlemen berakhir setelah bertugas selama empat tahun dan pemilu harus diselenggarakan dalam waktu empat bulan di bawah konstitusi.
Raja Yordania Abdullah II, mengeluarkan dekrit kerajaan untuk membubarkan parlemen atau DPR di negara itu. Pengumuman penerbitan dekrit Raja Abdullah II ini disampaikan Royal Hashemite Couth (RHC) atau pihak Kerajaan Yordania.
"Keputusan Kerajaan yang dikeluarkan untuk membubarkan DPR efektif sejak 29 Mei 2016 berdasarkan ayat (3) pasal (34),” kata pihak RHC melalui akun Twitter-nya.
Dikutip dari Reuters, Minggu (29/5/2016), Raja Abdullah telah menerima pengunduran diri Perdana Menteri Abdullah Ensour. Sesuai dengan ketentuan konstitusi, Raja harus menunjuk seorang Kepala Pemerintahan sementara untuk mengawasi pemilu.
Masa bakti parlemen berakhir setelah bertugas selama empat tahun dan pemilu harus diselenggarakan dalam waktu empat bulan di bawah konstitusi.
Raja Yordania Abdullah II, mengeluarkan dekrit kerajaan untuk membubarkan parlemen atau DPR di negara itu. Pengumuman penerbitan dekrit Raja Abdullah II ini disampaikan Royal Hashemite Couth (RHC) atau pihak Kerajaan Yordania.
"Keputusan Kerajaan yang dikeluarkan untuk membubarkan DPR efektif sejak 29 Mei 2016 berdasarkan ayat (3) pasal (34),” kata pihak RHC melalui akun Twitter-nya.
(esn)