Sekutu Erdogan Disebut Bakal Jadi PM Turki yang Baru
Minggu, 22 Mei 2016 - 18:13 WIB
Sekutu Erdogan Disebut Bakal Jadi PM Turki yang Baru
A
A
A
ANKARA - Partai penguasa Turki, Partai AKP, akan mengusung sekutu dari Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai Perdana Menteri menggantikan Ahmad Davutoglu yang mengundurkan diri. Binali Yildirim adalah satu-satunya kandidat yang muncul dalam kongres partai di Ankara.
Binali Yildirim adalah Menteri Transportasi Turki sejak tahun 2002. Jika ia ditunjuk menjadi pengganti Ahmad Davutoglu, maka tugas utamanya adalah mengawasi perubahan konstitusi untuk meningkatkan kekuasaan presiden. Tugas utama inilah yang diduga menjadi penyebab mundurnya Davutoglu, seperti dikutip dari BBC, Minggu (22/5/2016).
Selain itu, Yildirim juga dihadapkan pada ancaman keamanan dari militan Kurdi, PKK, dan ISIS. Gencatan senjata Turki dan PKK berakhir seminggu setelah pemilu pada bulan Juni 2015. Sejak saat itu, konflik baru pun muncul dan merenggut ratusan jiwa di kedua belah pihak.
Dalam pidatonya pada hari Kamis lalu, Yildirim menegaskan, ia akan bekerja dalam keharmonisan dengan presiden dan semua tingkatan lain di AKP.
Ahmed Davutoglu mengundurkan diri dua pekan lalu setelah gagal untuk mendamaikan perbedaan dengan Erdogan. Davutoglu mengatakan ia akan terus sebagai legislator partai dan tidak akan mencoba untuk membelah AKP.
Binali Yildirim adalah Menteri Transportasi Turki sejak tahun 2002. Jika ia ditunjuk menjadi pengganti Ahmad Davutoglu, maka tugas utamanya adalah mengawasi perubahan konstitusi untuk meningkatkan kekuasaan presiden. Tugas utama inilah yang diduga menjadi penyebab mundurnya Davutoglu, seperti dikutip dari BBC, Minggu (22/5/2016).
Selain itu, Yildirim juga dihadapkan pada ancaman keamanan dari militan Kurdi, PKK, dan ISIS. Gencatan senjata Turki dan PKK berakhir seminggu setelah pemilu pada bulan Juni 2015. Sejak saat itu, konflik baru pun muncul dan merenggut ratusan jiwa di kedua belah pihak.
Dalam pidatonya pada hari Kamis lalu, Yildirim menegaskan, ia akan bekerja dalam keharmonisan dengan presiden dan semua tingkatan lain di AKP.
Ahmed Davutoglu mengundurkan diri dua pekan lalu setelah gagal untuk mendamaikan perbedaan dengan Erdogan. Davutoglu mengatakan ia akan terus sebagai legislator partai dan tidak akan mencoba untuk membelah AKP.
(ian)