Wajah Putin Invasi London dalam Kampanye Anti-Spionase
Kamis, 12 Mei 2016 - 11:28 WIB
Wajah Putin Invasi London dalam Kampanye Anti-Spionase
A
A
A
LONDON - Gambar wajah Presiden Rusia Vladimir Putin “menginvasi” Kota London, Inggris, dalam kampanye publik melawan RUU Mata-mata terbaru di negara itu.
Meski Putin bukan warga Ingris dan sama sekali tidak terkait dengan produk hukum kontroversial itu, namun ketenaran operasi mata-mata Rusia terhadap Barat menjadikan gambar wajah Putin sebagai bahan kampanye.
Berbagai poster dan baliho bergambar wajah Putin bemunculan di seluruh wilayah London. Bahkan sejumlah surat kabar Inggris, termasuk The Guardian dan The Telegraph, ikut memajang gambar wajah pemimpin Kremlin itu dengan judul; “Suatu saat pemerintah yang memata-matai warganya. Siapa yang tidak suka?.
Kampanye “jangan memata-matai kami” yang diramaikan publik London ini sebagai peringatan bagi warga Inggris tentang bahaya UU Surveillance yang akan disahkan pemerintah Inggris. RUU itu saat ini sedang dibahas di parlemen.
“Jika diloloskan, itu akan memberikan pemerintah, badan-badan intelijen dan polisi sejenis kekuatan yang Anda harapkan dalam rezim otoriter,” bunyi kampanye publik Inggris di situs kampanye dont spy on us.
“Negara akan mengintip komunikasi pribadi dan penggunaan internet kita,” lanjut peringatan dalam kampanye itu.
“Mengumpulkan dan menyimpan data tentang email Anda, panggilan telepon, teks dan penggunaan internet, sementara badan keamanan akan diizinkan untuk meretas komputer orang dan (menyadap) telepon,” imbuh peringatan tersebut.
Meski Putin bukan warga Ingris dan sama sekali tidak terkait dengan produk hukum kontroversial itu, namun ketenaran operasi mata-mata Rusia terhadap Barat menjadikan gambar wajah Putin sebagai bahan kampanye.
Berbagai poster dan baliho bergambar wajah Putin bemunculan di seluruh wilayah London. Bahkan sejumlah surat kabar Inggris, termasuk The Guardian dan The Telegraph, ikut memajang gambar wajah pemimpin Kremlin itu dengan judul; “Suatu saat pemerintah yang memata-matai warganya. Siapa yang tidak suka?.
Kampanye “jangan memata-matai kami” yang diramaikan publik London ini sebagai peringatan bagi warga Inggris tentang bahaya UU Surveillance yang akan disahkan pemerintah Inggris. RUU itu saat ini sedang dibahas di parlemen.
“Jika diloloskan, itu akan memberikan pemerintah, badan-badan intelijen dan polisi sejenis kekuatan yang Anda harapkan dalam rezim otoriter,” bunyi kampanye publik Inggris di situs kampanye dont spy on us.
“Negara akan mengintip komunikasi pribadi dan penggunaan internet kita,” lanjut peringatan dalam kampanye itu.
“Mengumpulkan dan menyimpan data tentang email Anda, panggilan telepon, teks dan penggunaan internet, sementara badan keamanan akan diizinkan untuk meretas komputer orang dan (menyadap) telepon,” imbuh peringatan tersebut.
(mas)