Politisi Israel Serukan Pembunuhan Pemimpin Hamas di Gaza
Kamis, 21 April 2016 - 21:38 WIB
Politisi Israel Serukan Pembunuhan Pemimpin Hamas di Gaza
A
A
A
YERUSALEM - Pemimpin partai Yisrael Beiteinu, Avigdor Lieberman menyerukan pembunuhan pemimpin Hamas dan komandan senior Al-Qassam. Pasalnya, mereka menolak untuk membebaskan tiga warga Israel dan mengembalikan mayat dua tentara Zionis.
"Kita harus lebih tegas. Kita harus memberitahu pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Marwan Issa, dan Ismail Haniyeh untuk mulai mempersiapkan peti mati mereka jika mereka tidak melepaskan warga Israel yang ada di tangan mereka, sama seperti dua mayat tentara yang ditahan selama operasi 'Operation Protective Edge," kata Leiberman dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (21/4/2016).
Mantan Menlu Israel ini pun mengakui jika aksi yang dilakukan oleh Hamas selalu berada satu langkah di depan Israel. Kelompok militan tersebut kerap memprakarsai sebuah serangan dan Israel selama ini hanya bertindak responsif terhadap serangan itu.
Karenanya, untuk memukul Hamas, Lieberman menyerukan agar seluruh saluran televisi dan situs berita mendistorsi semua informasi dengan menyebarkan berita negatif tentang kelompok itu guna meracuni pikiran warga Jalur Gaza.
Dia pun mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk menggantikan Hamas di Gaza. "Maksud saya bukan (digantinkan) dengan (Mahmoud) Abbas atau dengan (Mohammed) Dahlah karena keduanya pernah berada di sana dan keduanya kalah."
"Kita harus lebih tegas. Kita harus memberitahu pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Marwan Issa, dan Ismail Haniyeh untuk mulai mempersiapkan peti mati mereka jika mereka tidak melepaskan warga Israel yang ada di tangan mereka, sama seperti dua mayat tentara yang ditahan selama operasi 'Operation Protective Edge," kata Leiberman dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (21/4/2016).
Mantan Menlu Israel ini pun mengakui jika aksi yang dilakukan oleh Hamas selalu berada satu langkah di depan Israel. Kelompok militan tersebut kerap memprakarsai sebuah serangan dan Israel selama ini hanya bertindak responsif terhadap serangan itu.
Karenanya, untuk memukul Hamas, Lieberman menyerukan agar seluruh saluran televisi dan situs berita mendistorsi semua informasi dengan menyebarkan berita negatif tentang kelompok itu guna meracuni pikiran warga Jalur Gaza.
Dia pun mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk menggantikan Hamas di Gaza. "Maksud saya bukan (digantinkan) dengan (Mahmoud) Abbas atau dengan (Mohammed) Dahlah karena keduanya pernah berada di sana dan keduanya kalah."
(ian)