Jet Tempur Rusia Pepet Pesawat AS di Langit Baltik

Minggu, 17 April 2016 - 16:16 WIB
Jet Tempur Rusia Pepet...
Jet Tempur Rusia Pepet Pesawat AS di Langit Baltik
A A A
WASHINGTON - Pentagon lagi-lagi dibuat kesal oleh tindakan yang dilakukan oleh pilot jet tempur Rusia. Setelah sebelumnya jet tempur Rusia terbang sangat dekat dengan kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Donald Cook di Laut Baltik, kali ini jet tempur Rusia memepet jet AS di wilayah yang sama.

"Sebuah pesawat pengintai Angkatan Udara AS dicegat oleh SU-27 Rusia dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional di wilayah udara internasional di Laut Baltik," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (17/4).

Sementara itu, juru bicara Pentagon Laura Seal menyatakan, pihaknya sampai saat ini belum mengetahui alasan Su-27 melakukan aksi tersebut. Pasalnya menurut Laura, pesawat pengintai AS tidak pernah mendekati wilayah perbatasan Rusia, terlebih masuk ke dalam wilayah Rusia.

"Pesawat AS beroperasi di wilayah udara internasional dan tidak pernah ada waktu menyeberang ke wilayah Rusia," kata Laura. Dirinya menambahkan, bahwa insiden itu terjadi pada Kamis kemarin.

"Mencegat pesawat benar-benar tidak aman dan tidak profesional, dan ini memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan serius dan cedera semua awak pesawat yang terlibat. Lebih penting lagi, tindakan tidak aman dan tidak profesional dari seorang pilot memiliki potensi untuk meningkatkan ketegangan antar kedua negara," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry, marah dengan simulasi serangan pesawat-pesawat jet tempur Su-24 Rusia di atas kapal perang AS, USS Donald Cook di Laut Baltik. Kerry mengatakan menembak jatuh pesawat jet tempur Rusia dalam hal itu bisa dibenarkan.

Dua pesawat jet tempur Rusia bermanuver sembilan meter di atas kapal perang AS pada Senin lalu. Kerry marah dan mengaku telah mengontak Moskow. ”Kami mengutuk perilaku semacam ini. ”Ini sembrono. Ini provokatif. Ini berbahaya. Dan di bawah aturan, bisa saja ditembak jatuh!” tegasnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Israel Perluas Ekspansi...
Israel Perluas Ekspansi ke Beirut, Warga Lebanon Mulai Mengungsi
32 menit yang lalu
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
1 jam yang lalu
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
2 jam yang lalu
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
3 jam yang lalu
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
4 jam yang lalu
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved