Korsel Gelar Pemilu Parlemen

Rabu, 13 April 2016 - 18:32 WIB
Korsel Gelar Pemilu...
Korsel Gelar Pemilu Parlemen
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) menggelar pemilu parlemen di tengah ketidakpuasan atas kondisi ekonomi yang lesu. Meski begitu, partai konservatif yang berkuasa berharap dapat mempertahankan kembali mayoritas kursi di parlemen.

Menurut Komisi Pemilihan Umum Korsel, partisipasi pemilih amat rendah dalam pemilu kali ini dibanding dengan empat tahun lalu. Jika tren ini terus berlangsung, maka hal ini akan menguntungkan Presiden Park Geun-hye dari Partai Saenuri. Partai Saenuri menguasai separuh dari 292 kursi di Parlemen seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/4/2016).

Turunnya partisipasi pemilih dalam pemilu kali ini disebabkan rasa frustasi para pemilih. Mereka menganggap parlemen telah mengabaikan sejumlah isu riil, seperti pekerjaan dan keamanan nasional di negara ekonomi terbesar keempat di Asia dan lebih memfokuskan diri pada melindungi kepentingan politik.

Ekonomi Korsel tumbuh 2,6 persen pada tahun lalu dan pengangguran kaum muda mencapai 12,5 persen pada Februari. Angka ini adalah yang tertinggi sejak pemerintah mulai menyimpan catatan pada tahun 1999, dibandingkan dengan single-digit pengangguran di kelompok usia lainnya.

Sejumlah analis mengatakan, partai oposisi tidak dapat memberikan tantangan serius kepada partai penguasa tertutama jika para pemilih yang terlanjur kecewa tidak menggunakan hak pilihnya.
(ian)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
39 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
1 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
2 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved