Dituduh Lecehkan Nabi Muhammad, Penjaga Toko di Inggris Dibunuh

Kamis, 07 April 2016 - 12:59 WIB
Dituduh Lecehkan Nabi...
Dituduh Lecehkan Nabi Muhammad, Penjaga Toko di Inggris Dibunuh
A A A
GLASGOW - Seorang sopir taksi mengaku membunuh seorang penjaga toko di Glasgow, Inggris, karena dituduh sudah melecehkan Nabi Muhammad.

Sopir taksi bernama Tanveer Ahmed, 32, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa penjaga toko bernama Asad Shah, telah mengaku sebagai Nabi Muhammad.

Asad Shah tewas di sebuah toko agen surat kabar tempat dia bekerja, empat jam setelah mem-posting pesan Happy Easter pada halaman Facebook-nya.

Meski mengakui membunuh korban karena dianggap melecehkan Nabi Muhammad, Tanveer Ahmed, membantah jika tindaknnya itu terkait dengan agama lain.

Pernyataan itu muncul melalui pengacaranya, John Rafferty. Tanveer Ahmed tidak membuat pembelaan selama muncul di sidang pengadilan atas dakwaan membunuh Asad Shah.

Klien saya, Tanveer Ahmed, telah secara khusus menginstruksikan saya bahwa hari ini, 6 April 2016, untuk mengeluarkan pernyataan ini kepada pers, pernyataan ini dalam kata-kata klien saya,” kata John Rafferty.


Ini semua terjadi karena satu alasan, dan tidak ada masalah lain, dan tidak ada niat lain,” lanjut pengacara itu mengutip pernyataan Tanveer Ahmed, seperti dikutip dari Mirror, Kamis (7/4/2016).


Asad Shah tidak menghormati Nabi Islam, Nabi Muhammad SAW,” bunyi pernyataan Tanveer Ahmed.

Shah mengaku sebagai Nabi. Ketika 1.400 tahun yang lalu, Nabi Islam, Muhammad SAW telah jelas mengatakan bahwa; 'Saya adalah utusan Tuhan yang terakhir, tidak ada lagi nabi atau utusan Tuhan setelah saya’,” lanjut pernyataan sang sopir taksi itu.

Polisi di Minard Road, Shawlands, Glasgow, masih menyelidiki kematian penjaga toko, Asad Shah. Pembunan terjadi pada malam sebelum Jumat Agung.

Jika saya tidak melakukan ini, aka nada orang lain yang melakukan pembunuhan dan kekerasan di dunia,” imbuh pernyataan Tanveer Ahmed.

Saya ingin membuat jelas bahwa insiden itu tidak ada sama sekali hubungannya dengan agama Kristen atau agama lain, bahkan meskipun saya seorang pengikut Nabi Muhammad SAW, saya juga mencintai dan menghormati Yesus Kristus.

Jasad penjaga toko itu telah dimakamkan di dekat Masjid Baitur Rahman, di ujung barat Glasgow. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Queen Elizabeth, di mana dia dinyatakan meninggal pada saat tiba.

Ratusan pelayat berdatangan di luar toko, termasuk Menteri Pertama Nicola Sturgeon. Sebuah halaman penggalangan dana di situs GoFundMe telah mengumpulkan lebih dari 110 ribu poundsterling untuk keluarga Asad Shah.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
35 menit yang lalu
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
2 jam yang lalu
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
2 jam yang lalu
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
2 jam yang lalu
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
3 jam yang lalu
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved