Gadis India Bakar Diri karena Putus Asa setelah Diperkosa
Sabtu, 02 April 2016 - 09:48 WIB
Gadis India Bakar Diri karena Putus Asa setelah Diperkosa
A
A
A
GHAZIABAD - Seorang gadis India berusia 16 tahun menderita luka bakar mengerikan setelah dia membakar diri lantaran putus asa setelah diperkosa oleh tetangga.
Korban nekat membakar diri karena disalahkan oleh pelaku lantaran berkasta rendah, yakni kasta Dalit. Korban juga putus asa karena diancam akan dibunuh pelaku setelah diperkosa.
Remaja perempuan ini kini berjuang untuk hidupnya di rumah sakit. Dia diserang di rumahnya di Ghaziabad, India Utara, oleh tetangganya yang diidentifikasi bernama Bablu ketika semua anggota keluarganya bekerja.
Setelah diperkosa, korban yang identitasnya dilindungi polisi ini membasahi tubuhnya dengan minyak tanah dan menyalakan api.
Polisi percaya, korban memilih langkah itu karena pelaku menuduh karena keluarganya berkasta Dalit—kasta rendah di India.
Ayah gadis itu mengatakan kepada polisi bahwa putrinya saat itu tinggal sendirian di rumah saat seluruh kerabat bekerja. Tetangga lain yang menjadi saksi mata, menuduh Bablu mengunci korban di kamar tidurnya dan memperkosanya.
“Bablu memasuki rumah, mengunci anak saya di kamarnya dan melakukan hal yang salah padanya di dalam,” kata ayah korban dalam pernyataan kepada polisi. ”Dia (Bablu) berperilaku tidak tepat,” ujar ayah korban yang identitasnya tidak diungkap, seperti dikutip Mirror, semalam (1/4/2016).
Aksi perkosaan itu dihentikan ketika salah satu saudara korban pulang ke rumah dan menuntut penjelasan atas apa yang terjadi.
“Bablu membuka pintu dan mulai melemparkan kesalahan pada anak saya. Dia membuat pernyataan casteist terhadap anak saya dan menamparnya. Dia bahkan mengancam akan membunuhnya,” lanjut pernyataan ayah korban.
Menurut ayah korban, putrinya merasa terhina atas tindakan Bablu.”Jijik dengan kejadian ini, putri saya menyiram dirinya dengan minyak tanah dan membuat dirinya terbakar. Dia telah dirawat di Rumah Sakit Sudarshan di Ghaziabad untuk pengobatan.”
Polisi menyatakan bahwa seorang pria 22 tahun telah ditangkap atas dugaan pemerkosaan dan pelecehan terhadap remaja perempuan. Tersangka lain sedang diburu.
Keluarga korban mengaku mereka diancam dan disuap pihak pelaku, karena keluarga korban berkasta rendah.
“Kami telah diancam Keluarganya telah menawarkan kami beberapa kompensasi,” kata ibu korban yang juga menolak diidentifikasi.”Kami mungkin tidak sekuat mereka, tapi putri kami berjuang untuk hidupnya di sini. Apakah mereka berpikir kompensasi bernilai untuk hidupnya?.”
Korban nekat membakar diri karena disalahkan oleh pelaku lantaran berkasta rendah, yakni kasta Dalit. Korban juga putus asa karena diancam akan dibunuh pelaku setelah diperkosa.
Remaja perempuan ini kini berjuang untuk hidupnya di rumah sakit. Dia diserang di rumahnya di Ghaziabad, India Utara, oleh tetangganya yang diidentifikasi bernama Bablu ketika semua anggota keluarganya bekerja.
Setelah diperkosa, korban yang identitasnya dilindungi polisi ini membasahi tubuhnya dengan minyak tanah dan menyalakan api.
Polisi percaya, korban memilih langkah itu karena pelaku menuduh karena keluarganya berkasta Dalit—kasta rendah di India.
Ayah gadis itu mengatakan kepada polisi bahwa putrinya saat itu tinggal sendirian di rumah saat seluruh kerabat bekerja. Tetangga lain yang menjadi saksi mata, menuduh Bablu mengunci korban di kamar tidurnya dan memperkosanya.
“Bablu memasuki rumah, mengunci anak saya di kamarnya dan melakukan hal yang salah padanya di dalam,” kata ayah korban dalam pernyataan kepada polisi. ”Dia (Bablu) berperilaku tidak tepat,” ujar ayah korban yang identitasnya tidak diungkap, seperti dikutip Mirror, semalam (1/4/2016).
Aksi perkosaan itu dihentikan ketika salah satu saudara korban pulang ke rumah dan menuntut penjelasan atas apa yang terjadi.
“Bablu membuka pintu dan mulai melemparkan kesalahan pada anak saya. Dia membuat pernyataan casteist terhadap anak saya dan menamparnya. Dia bahkan mengancam akan membunuhnya,” lanjut pernyataan ayah korban.
Menurut ayah korban, putrinya merasa terhina atas tindakan Bablu.”Jijik dengan kejadian ini, putri saya menyiram dirinya dengan minyak tanah dan membuat dirinya terbakar. Dia telah dirawat di Rumah Sakit Sudarshan di Ghaziabad untuk pengobatan.”
Polisi menyatakan bahwa seorang pria 22 tahun telah ditangkap atas dugaan pemerkosaan dan pelecehan terhadap remaja perempuan. Tersangka lain sedang diburu.
Keluarga korban mengaku mereka diancam dan disuap pihak pelaku, karena keluarga korban berkasta rendah.
“Kami telah diancam Keluarganya telah menawarkan kami beberapa kompensasi,” kata ibu korban yang juga menolak diidentifikasi.”Kami mungkin tidak sekuat mereka, tapi putri kami berjuang untuk hidupnya di sini. Apakah mereka berpikir kompensasi bernilai untuk hidupnya?.”
(mas)