Pesawat Flydubai Jatuh Renggut 62 Jiwa, Putin Berduka
Sabtu, 19 Maret 2016 - 13:51 WIB
Pesawat Flydubai Jatuh Renggut 62 Jiwa, Putin Berduka
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin, berduka atas tragedi jatuhnya pesawat Flydubai, di Rostov-on-Don, Rusia pada Sabtu (19/3/2016) yang menewaskan 62 orang.
Putinn menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang mayoritas warga Rusia. Hal itu disampaikan juru bbicara Kremlin, Dmitry Peskov. Pesawat tipe Boeing 737-800 itu terbang dari Dubai dan jatuh ketika hendak mendarat di Bandara Rostov-on-Don, Rusia selatan.
Dugaan sementara penyebab tragedi itu adalah cuaca buruk. ”Presiden Rusia menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada semua orang yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai dalam kecelakaan itu,” kata Peskov.
“Gubernur (Rostov-on-Don) Vasily Golubev dan Menteri Darurat Vladimir Puchkov melaporkan kepada Putin tentang operasi pencarian yang sedang dilakukan di lokasi kecelakaan,” lanjut Peskov.
Putin, seperti dikutip Reuters, juga memerintahkan semua pihak untuk membantu para keluarga korban.
”Kepala negara mencatat bahwa hal utama sekarang adalah bekerja sama dengan keluarga dan teman-teman dari korban,” lanjut Peskov.
Putinn menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang mayoritas warga Rusia. Hal itu disampaikan juru bbicara Kremlin, Dmitry Peskov. Pesawat tipe Boeing 737-800 itu terbang dari Dubai dan jatuh ketika hendak mendarat di Bandara Rostov-on-Don, Rusia selatan.
Dugaan sementara penyebab tragedi itu adalah cuaca buruk. ”Presiden Rusia menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada semua orang yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai dalam kecelakaan itu,” kata Peskov.
“Gubernur (Rostov-on-Don) Vasily Golubev dan Menteri Darurat Vladimir Puchkov melaporkan kepada Putin tentang operasi pencarian yang sedang dilakukan di lokasi kecelakaan,” lanjut Peskov.
Putin, seperti dikutip Reuters, juga memerintahkan semua pihak untuk membantu para keluarga korban.
”Kepala negara mencatat bahwa hal utama sekarang adalah bekerja sama dengan keluarga dan teman-teman dari korban,” lanjut Peskov.
(mas)