Bocah Palestina Kembali Jadi Korban Serangan Jet Israel
Minggu, 13 Maret 2016 - 14:55 WIB
Bocah Palestina Kembali Jadi Korban Serangan Jet Israel
A
A
A
GAZA - Serangan pesawat-pesawat tempur Israel ke Jalur Gaza kembali memakan korban warga sipil. Kali ini dua bocah bersaudara tewas setelah terkena fragmen dari rudal yang ditembakkan oleh pesawat Israel. Insiden itu terjadi beberapa jam setelah militan Palestina meluncurkan roket ke Israel.
Yassin Abu Khoussa (10) meninggal setelah puing-puing dari ledakan menghantam rumahnya, yang terletak di sebelah sebuah kamp pelatihan militan. "Adiknya, Israa (6), yang terluka parah, kemudian meninggal di rumah sakit," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qidra dikutip dari Reuters, Minggu (13/3/2016).
Sementara militer Israel mengatakan, pesawat-pesawat tempur Israel telah menargetkan empat kamp pelatihan militan milik Hamas. Serangan itu dilakukan setelah empat rudal mendarat di daerah terbuka di Israel selatan pada Jumat malam. Tidak ada korban dilaporkan dari serangan roket itu.
Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon mengatakan kelompok militan telah bertanggung jawab atas serangan rudal tersebut.
"Kami tidak akan mentolerir gangguan atas ketenangan dan kehidupan sehari-hari warga yang tinggal di sekitar Jalur Gaza. Itulah sebabnya mengapa kita bereaksi keras terhadap aset Hamas dan kami akan bertindak lebih keras jika upaya ini terus berlanjut," kata Yaalon.
Mereka yang tewas dalam serangan udara di Gaza adalah yang pertama sejak Oktober lalu. Militer Israel mengatakan bahwa sejak awal tahun dan termasuk serangan serentak pada Jumat kemarin dimana tujuh roket telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel.
Yassin Abu Khoussa (10) meninggal setelah puing-puing dari ledakan menghantam rumahnya, yang terletak di sebelah sebuah kamp pelatihan militan. "Adiknya, Israa (6), yang terluka parah, kemudian meninggal di rumah sakit," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qidra dikutip dari Reuters, Minggu (13/3/2016).
Sementara militer Israel mengatakan, pesawat-pesawat tempur Israel telah menargetkan empat kamp pelatihan militan milik Hamas. Serangan itu dilakukan setelah empat rudal mendarat di daerah terbuka di Israel selatan pada Jumat malam. Tidak ada korban dilaporkan dari serangan roket itu.
Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon mengatakan kelompok militan telah bertanggung jawab atas serangan rudal tersebut.
"Kami tidak akan mentolerir gangguan atas ketenangan dan kehidupan sehari-hari warga yang tinggal di sekitar Jalur Gaza. Itulah sebabnya mengapa kita bereaksi keras terhadap aset Hamas dan kami akan bertindak lebih keras jika upaya ini terus berlanjut," kata Yaalon.
Mereka yang tewas dalam serangan udara di Gaza adalah yang pertama sejak Oktober lalu. Militer Israel mengatakan bahwa sejak awal tahun dan termasuk serangan serentak pada Jumat kemarin dimana tujuh roket telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel.
(ian)