Inggris Bakal Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Irak
Sabtu, 12 Maret 2016 - 20:32 WIB
Inggris Bakal Kirim Lebih Banyak Pasukan ke Irak
A
A
A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon mengatakan, pihaknya akan mengirimkan setidaknya 30 lebih instruktur militer ke Irak untuk meningkatkan misi pelatihan di sana. Tambahan pasukan ini akan membuat jumlah personel Inggris di Irak lebih dari 300.
Fallon mengatakan, ada kemajuan yang bagus pada beberapa bulan terakhir dalam perlawanan terhadap ISIS, yang mengontrol sejumlah wilayah. Nantinya, tim tersebut akan memberikan pelatihan dalam bidang logistik dan mencakup staf medis serta ahli pembangunan jembatan. Sejumlah jembatan telah dihancurkan oleh ISIS atau dengan serangan udara koalisi.
"Sekarang adalah waktu untuk meningkatkan pelatihan kami bagi Pasukan Irak, saat mereka mempersiapkan diri untuk operasi di kota-kota utama, seperti Fallujah dan Mosul," kata Fallon seperti dikutip dari BBC, Sabtu (12/3/2016).
"Seiring dengan tiga kali lipat dari serangan udara Inggris, ini menggarisbawahi peran penting Angkatan Bersenjata kami yang bermain dalam memerangi ISIS," tambahnya.
Pengiriman pasukan ini dinilai sebagai tanda Inggris memberikan perhatian terhadap pertempuran merebut kota Mosul, yang telah dikuasai oleh ISIS sejak Juni 2014.
Fallon mengatakan, ada kemajuan yang bagus pada beberapa bulan terakhir dalam perlawanan terhadap ISIS, yang mengontrol sejumlah wilayah. Nantinya, tim tersebut akan memberikan pelatihan dalam bidang logistik dan mencakup staf medis serta ahli pembangunan jembatan. Sejumlah jembatan telah dihancurkan oleh ISIS atau dengan serangan udara koalisi.
"Sekarang adalah waktu untuk meningkatkan pelatihan kami bagi Pasukan Irak, saat mereka mempersiapkan diri untuk operasi di kota-kota utama, seperti Fallujah dan Mosul," kata Fallon seperti dikutip dari BBC, Sabtu (12/3/2016).
"Seiring dengan tiga kali lipat dari serangan udara Inggris, ini menggarisbawahi peran penting Angkatan Bersenjata kami yang bermain dalam memerangi ISIS," tambahnya.
Pengiriman pasukan ini dinilai sebagai tanda Inggris memberikan perhatian terhadap pertempuran merebut kota Mosul, yang telah dikuasai oleh ISIS sejak Juni 2014.
(esn)