Taliban Serang Kantor Pemerintah Afghanistan di Helmand
Rabu, 09 Maret 2016 - 21:46 WIB
Taliban Serang Kantor Pemerintah Afghanistan di Helmand
A
A
A
KABUL - Kelompok Taliban menyerang kantor-kantor pemerintahan di provinsi Helmand, Afghanistan selatan, Rabu (9/3/2016) pagi. Kelompok pemberontak Taliban telah memerangi pasukan pemerintah selama berbulan-bulan.
Juru bicara Gubernur Helmang, Omar Zwak mengatakan, sekelompok orang bersenjata menyerang sejumlah markas polisi dan kantor badan intelijen di Gereshk. Pasukan keamanan berhasil memukul mundur kelompok penyerang pada fasilitas intelijen, seperti dikutip dari New York Times.
Sedangkan anggota parlemen yang ditunjuk oleh Presiden Ashraf Ghani untuk menyelidiki situasi di Helmand, Jabbar Karaman mengatakan, tujuh pelaku penyerangan tewas dalam baku tembak. Sementara di pihak keamanan tiga polisi tewas dan belum diketahui jumlah warga sipil yang turut menjadi korban dalam peristiwa penyerangan itu.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan, di mana pembom bunuh diri menyerang di dalam kompleks polisi. Kelompok ini telah terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah selama tiga bulan terakhir di Provinsi Helmund.
Pejabat militer Amerika Serikata (AS) dan Afghanistan mengatakan bahwa tentara di Helmand sedang dibentuk kembali, sehingga dapat melakukan perlawanan terhadap Taliban.
Juru bicara Gubernur Helmang, Omar Zwak mengatakan, sekelompok orang bersenjata menyerang sejumlah markas polisi dan kantor badan intelijen di Gereshk. Pasukan keamanan berhasil memukul mundur kelompok penyerang pada fasilitas intelijen, seperti dikutip dari New York Times.
Sedangkan anggota parlemen yang ditunjuk oleh Presiden Ashraf Ghani untuk menyelidiki situasi di Helmand, Jabbar Karaman mengatakan, tujuh pelaku penyerangan tewas dalam baku tembak. Sementara di pihak keamanan tiga polisi tewas dan belum diketahui jumlah warga sipil yang turut menjadi korban dalam peristiwa penyerangan itu.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan, di mana pembom bunuh diri menyerang di dalam kompleks polisi. Kelompok ini telah terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah selama tiga bulan terakhir di Provinsi Helmund.
Pejabat militer Amerika Serikata (AS) dan Afghanistan mengatakan bahwa tentara di Helmand sedang dibentuk kembali, sehingga dapat melakukan perlawanan terhadap Taliban.
(ian)