Lawan Arus, Israel Gelar Kontes Ratu Kecantikan Transgender

Jum'at, 04 Maret 2016 - 11:09 WIB
Lawan Arus, Israel Gelar...
Lawan Arus, Israel Gelar Kontes Ratu Kecantikan Transgender
A A A
TEL AVIV - Untuk pertama kalinya, kontes ratu kecantikan transgender bertajuk “Miss Trans Israel” digelar di Tel Aviv, Israel. Kota di Israel itu “melawan arus” masyarakat Timur Tengah yang mayoritas menentang kaum LGBT.

Sekitar 30 perempuan transgender ambil bagian dalam kontes yang dimulai Kamis kemarin.

Dengan kontes kontroversial itu, Tel Aviv telah muncul sebagai salah satu tujuan wisata ramah bagi kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) ketika kaum LGBT kerap mengalami penganiayaan di Timur Tengah.

Israela Stephanie Lev , penyelenggara kontes, mengatakan bahwa di masa lalu itu hidup sebagai wanita transgender di Israel “mengerikan”. Namun, kata dia, hari ini orang-orang di Israel telah menerima kehadiran wanita transgender.

Jelas kita mencapai, mencerahkan orang-orang untuk menerima dan memberdayakan wanita transgender,” katanya, seperti dikutip Times of Israel, Jumat (4/3/2016).

Talleen Abu Hanna, 21, dari keluarga Katolik Arab di Kota Nazareth utara, merupakan salah satu kontestan. Dia mengaku ikut audisi karena ingin melakukan sesuatu dengan hidupnya.


”Saya punya sesuatu, saya penari, dan saya seorang penyanyi, saya pemain terompet. Saya punya sesuatu untuk diberikan kepada orang-orang, "katanya.


Meskipun masyarakat Arab Israel yang konservatif tidak menerima kaum gay, Abu Hanna mengklaim keluarganya telah menerima dan mendukungnya.Kami adalah orang-orang normal. Ini adalah normal,” katanya.

Elian Nesiel, kontestan berumur 20 tahun, percaya bahwa menjadi wanita transgender secara bertahap bisa diterima. ”Ya, itu sebuah proses, seperti segala sesuatunya,” katanya.

Di Israel sendiri kaum LGBT cenderung mulai diterima. Kaum gay secara terbuka diizinkan melayani militer Israel.

Tapi kaum homoseksual tetap dijauhi oleh komunitas Yahudi ultra-Ortodoks. Tahun lalu, seorang ekstremis ultra-Ortodoks Yahudi menikam seorang gadis remaja hingga tewas di sebuah parade LGBT di Yerusalem.
(mas)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
1 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
5 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
7 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
9 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
10 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved