Turki Ajak Koalisi Pimpinan AS Invasi Suriah
Selasa, 16 Februari 2016 - 20:06 WIB
Turki Ajak Koalisi Pimpinan AS Invasi Suriah
A
A
A
ANKARA - Pemerintah Turki mengajak seluruh anggota koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan serangan darat ke Suriah. Menurut seorang pejabat Turki, pihaknya menilai perang di Suriah hanya bisa diselesaikan melalui serangan darat.
"Turki tidak akan melakukan operasi darat secara sepihak. Kami meminta mitra koalisi, bahwa harus ada operasi darat. Kami sedang mendiskusikan ini dengan sekutu," kata pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim.
"Kami ingin operasi darat. Jika ada konsensus, Turki akan mengambil bagian. Tanpa operasi darat, hampir mustahil untuk menghentikan perang ini," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (16/2).
Bersama dengan Arab Saudi, Turki memang berencana melakukan serangan darat ke Suriah. Serangan itu ditujukan untuk mengalahkan ISIS, dan juga kemungkinan besar untuk melengserkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dari posisinya saat ini.
Turki Bahkan dikabarkan sudah mengirimkan sejumlah tentaranya ke Suriah. Walaupun, kabar tersebut langsung dibantah Kementerian Pertahanan Turki yang menyebut bahwa mereka belum mengirimkan pasukan ke Suriah.
"Turki tidak akan melakukan operasi darat secara sepihak. Kami meminta mitra koalisi, bahwa harus ada operasi darat. Kami sedang mendiskusikan ini dengan sekutu," kata pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim.
"Kami ingin operasi darat. Jika ada konsensus, Turki akan mengambil bagian. Tanpa operasi darat, hampir mustahil untuk menghentikan perang ini," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (16/2).
Bersama dengan Arab Saudi, Turki memang berencana melakukan serangan darat ke Suriah. Serangan itu ditujukan untuk mengalahkan ISIS, dan juga kemungkinan besar untuk melengserkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dari posisinya saat ini.
Turki Bahkan dikabarkan sudah mengirimkan sejumlah tentaranya ke Suriah. Walaupun, kabar tersebut langsung dibantah Kementerian Pertahanan Turki yang menyebut bahwa mereka belum mengirimkan pasukan ke Suriah.
(esn)