Milisi Kashmir Klaim Pelaku Penyerangan Pangkalan Udara India

Selasa, 05 Januari 2016 - 18:46 WIB
Milisi Kashmir Klaim...
Milisi Kashmir Klaim Pelaku Penyerangan Pangkalan Udara India
A A A
SRINAGAR - Milisi Kashmir yang tergabung dalam Perserikatan Dewan Jihad atau United Jihad Council (UJC) mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan di pangkalan militer Angkatan Udara India di negara bagian Punjab.

Sebuah media lokal India, Current News Service (CNS) dalam laporannya yang mengutip juru bicara UJC Syed Hussain Sadaqat menyatakan, militan Kashmir UJC adalah pelaku penyerangan pangkalan udara India. UJC sendiri adalah konglomerasi dari sekitar 13 kelompok militan yang berbasis di wilayah Pakistan-Kashmir.

"Serangan terhadap pangkalan udara Pathankot yang dilakukan oleh Mujahidin Kashmir membawa pesan untuk India tidak ada pihak keamanan dan garnisun yang berada di luar jangkauan kelompok militan," kata sang juru bicara UJC seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (5/1/2016).

Pangkalan udara India yang berada di Pathankot, 430 km sebelah utara dari ibukota India, New Delhi, diserang oleh sekelompok orang bersenjata. Mereka bisa masuk ke markas militer setelah menyamar dengan menggunakan pakaian militer. Tidak hanya melepaskan tembakan, mereka juga melemparkan granat.

Sedikitnya 13 orang tewas dalam baku tembak tersebu. Korban tewas terdiri dari 7 anggota militer India dan 6 anggota militan pelaku penyerangan. Korban terakhir yang tewas, seorang anggota militan, mengakhiri operasi tiga hari pencarian terhadap para penyerang.
(ian)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
10 menit yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
3 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
4 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
5 jam yang lalu
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
9 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
10 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved