Taliban Bantah Berbagi Informasi Soal ISIS dengan Rusia
Minggu, 27 Desember 2015 - 15:53 WIB
Taliban Bantah Berbagi Informasi Soal ISIS dengan Rusia
A
A
A
KABUL - Kelompok Taliban membantah pernyataan Moskow yang menyatakan keduanya berbagi informasi intelijen tentang kelompok Negara Islam Irak Suriah di Afghanistan.
"Kami memang melakukan pembicaraan, tetapi bukan tentang memerangi ISIS. Kami ingin agar pasukan asing keluar dari negara kami, itulah yang kita bicarakan saat ini," kata seorang juru bicara Taliban seperti dilansir dari Al Jazeera, Minggu (27/12/2015).
Lebih jauh, kelompok Taliban menyatakan bahwa mereka tidak membutuhkan dukungan siapa pun untuk melawan dan memberangus kehadiran ISIS di Afghanstan.
"Mereka (anggota ISIS) adalah kelompok kecil yang hanya berbasis di Provinsi Nangarhar dan tidak besar atau kelompok kuat yang bisa mengancam kami," katanya lagi.
Sebelumnya seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Rusia dan wakil khusus Presiden Vladimir Putin untuk Afghanistan, Zamir Kabulov mengatakan Rusia dan Taliban memiliki saluran untuk bertukar informasi mengenai ISIS. (Baca juga: Lawan ISIS, Rusia Kerjasama dengan Taliban)
"Kami memang melakukan pembicaraan, tetapi bukan tentang memerangi ISIS. Kami ingin agar pasukan asing keluar dari negara kami, itulah yang kita bicarakan saat ini," kata seorang juru bicara Taliban seperti dilansir dari Al Jazeera, Minggu (27/12/2015).
Lebih jauh, kelompok Taliban menyatakan bahwa mereka tidak membutuhkan dukungan siapa pun untuk melawan dan memberangus kehadiran ISIS di Afghanstan.
"Mereka (anggota ISIS) adalah kelompok kecil yang hanya berbasis di Provinsi Nangarhar dan tidak besar atau kelompok kuat yang bisa mengancam kami," katanya lagi.
Sebelumnya seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Rusia dan wakil khusus Presiden Vladimir Putin untuk Afghanistan, Zamir Kabulov mengatakan Rusia dan Taliban memiliki saluran untuk bertukar informasi mengenai ISIS. (Baca juga: Lawan ISIS, Rusia Kerjasama dengan Taliban)
(ian)