Soal Koalisi Negara Islam, Rusia Enggan Berkomentar Banyak

Selasa, 15 Desember 2015 - 18:48 WIB
Soal Koalisi Negara...
Soal Koalisi Negara Islam, Rusia Enggan Berkomentar Banyak
A A A
MOSKOW - Rusia menuturkan enggan memberikan komentar terlalu banyak terlebih dahulu mengenai koalisi negara Islam melawan ISIS. Koalisi itu berisikan 34 negara, dan dipimpin oleh Arab Saudi.

Juru bicara Kremlin, Dimitry Peskov menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu menganalisis koalisi ini sebelum berkomentar lebih banyak. Namun, dirinya juga menilai bahwa pembentukan koalisi baru ini adalah sebuah langkah politik.

"Ini akan memakan waktu untuk menganalisis keputusan ini. Kami tidak memiliki informasi rinci pada saat ini. Kita perlu melihat siapa yang masuk koalisi, apa tujuan umum dinyatakan dan dengan cara apa mereka melawan terorisme," kata Peksov.

"Secara hipotesis berbicara, setiap langkah untuk ditampilkan dalam perjuangan dengan manifestasi yang berbeda dari ekstremisme adalah positif, tapi kita harus tahu secara spesifik sebelum membuat komentar," sambungnya, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (15/12).

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pembentukan “koalisi militer Islam” untuk memerangi terorisme. Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, mengatakan, Koalisi Islam dibentuk untuk membersihkan nama Islam yang dikotori kelompok esktremis.

Secara lengkap negara-negara “koalisi Islam” itu adalah, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Pakistan, Bahrain, Bangladesh, Benin, Turki, Chad, Togo, Tunisia, Djibouti, Senegal, Sudan, Sierra Leone, Somalia, Gabon, Guinea, Palestina, Republik Federal Islam Komoro, Qatar, Cote d'Ivoire, Kuwait, Libanon, Libya, Maladewa, Mali, Malaysia, Mesir, Maroko, Mauritania, Niger, Nigeria dan Yaman.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
11 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved