Parlemen Jerman Setujui Pengiriman 1.200 Personel Militer ke Suriah
Jum'at, 04 Desember 2015 - 19:34 WIB
Parlemen Jerman Setujui Pengiriman 1.200 Personel Militer ke Suriah
A
A
A
BERLIN - Parlemen Jerman telah menyetujui rencana pemerintah negara itu untuk mengirim bantuan militer guna memerangi kelompok ekstrimis ISIS. Bantuan militer yang akan diberikan oleh Jerman itu mencakup jet pengintai Tornado, sebuah kapal Angkatan Laut, hingga pengiriman 1.200 personel pasukan.
Dalam sidang pemungutan suara, sebanyak 445 anggota parlemen Jerman mendukung rencana yang digagas oleh kabinet Kanselir Jerman Angela Merkel. Jerman sebelumnya berjanji akan memberikan dukungan memerangi ISIS pasca serang teror di Paris, Prancis, seperti dikutip dari laman Metro, Jumat (4/12/2015). (Baca juga: Kabinet Jerman Setuju Kirim 1.200 Pasukan ke Suriah)
Rencananya, Jerman akan mengirimkan 6 pesawat pengintai Tornado dan pesawat tanker, serta kapal untuk membantu melindungi kapal induk milik Prancis Charles de Gaulle di Mediterania timur. Meski begitu, mereka tidak akan secara aktif terlibat dalam pertempuran.
Jerman juga akan mengirimkan dua tornado dan kapal tanker ke pangkalan udara Incirlik di Turki pada minggu depan. Namun, kesemuanya itu tidak akan beroperasi penuh sampai bulan depan. Jerman juga akan menempatkan sebuah kapal Fregat di lokasi yang sama.
Jerman bergabung dengan Inggris yang juga baru saja memutuskan untuk turut serta dalam perang melawan ISIS di Suriah. Inggris menyatakan, akan menghantam ladang minyak yang selama ini digunakan untuk membiayai ISIS.
Dalam sidang pemungutan suara, sebanyak 445 anggota parlemen Jerman mendukung rencana yang digagas oleh kabinet Kanselir Jerman Angela Merkel. Jerman sebelumnya berjanji akan memberikan dukungan memerangi ISIS pasca serang teror di Paris, Prancis, seperti dikutip dari laman Metro, Jumat (4/12/2015). (Baca juga: Kabinet Jerman Setuju Kirim 1.200 Pasukan ke Suriah)
Rencananya, Jerman akan mengirimkan 6 pesawat pengintai Tornado dan pesawat tanker, serta kapal untuk membantu melindungi kapal induk milik Prancis Charles de Gaulle di Mediterania timur. Meski begitu, mereka tidak akan secara aktif terlibat dalam pertempuran.
Jerman juga akan mengirimkan dua tornado dan kapal tanker ke pangkalan udara Incirlik di Turki pada minggu depan. Namun, kesemuanya itu tidak akan beroperasi penuh sampai bulan depan. Jerman juga akan menempatkan sebuah kapal Fregat di lokasi yang sama.
Jerman bergabung dengan Inggris yang juga baru saja memutuskan untuk turut serta dalam perang melawan ISIS di Suriah. Inggris menyatakan, akan menghantam ladang minyak yang selama ini digunakan untuk membiayai ISIS.
(ian)