Jamnya Dikira Bom, Ahmed Si Bocah Muslim 'Ajaib' Menuntut Rp205 M

Selasa, 24 November 2015 - 13:41 WIB
Jamnya Dikira Bom, Ahmed...
Jamnya Dikira Bom, Ahmed Si Bocah Muslim 'Ajaib' Menuntut Rp205 M
A A A
TEXAS - Ahmed Mohamed, 14, bocah Muslim “ajaib”di Texas, Amerika Serikat (AS) yang pernah ditangkap polisi karena jam digital buatannya dikira bom rakitan kini menuntut USD15 juta atau sekitar Rp205 miliar. Tuntutan itu ditujukan kepada pihak pemerintah kota dan pihak sekolah.

Ahmed yang keluarganya merupakan imigran asal Sudan itu beberapa waktu lalu mengunjungi Gedung Putih atas undangan Presiden Barack Obama. Sejak Ahmed ditangkap dan diborgol polisi AS September 2015 lalu, Obama menjadi salah satu tokoh dunia yang membela bocah itu. Ahmed kala itu sempat diinterogasi sebelum akhirnya dibebaskan polisi.

Tuntutan itu diajukan keluarga Ahmed melalui pengacara. Keluarga Ahmed juga menuntut Pemerintah Kota Irving, Texas, dan pihak School District Irving Independen (sekolah Ahmed) agar meminta maaf.

Pengacara keluarga Ahmed telah melayangkan surat kepada kedua pihak yang dituntut. Dalam surat itu, Ahmed disebut sebagai korban salah tangkap, yang ditahan secara ilegal dan diinterogasi tanpa pendampingan orangtuanya. Ahmed sejatinya masih duduk di bangku kelas sembilan di sekolah tersebut.

Menurut surat itu, keluarga Ahmed menuntut USD10 juta kepada Pemerintah Kota dan USD5 juta kepada pihak sekolah atau akan mengajukan tuntutan hukum sipil dalam waktu 60 hari.

”Maklum, Mohamed (ayah Ahmed) sangat marah atas perlakuan terhadap anaknya.Yang bermaksud secara terbuka melakukan diskriminatif yang termotivasi,” bunyi surat dari pengacara keluarga Ahmed, seperti dikutip Daily Mirror, semalam.

Pihak sekolah menyatakan akan meninjau surat tuntutan itu dan berjanji merespons dengan tepat. Sedangkan pejabat Pemerintah Kota tidak bersedia memberikan komentar.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
44 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
5 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved