Pria Palestina Tembak Mati 2 Warga Israel
Sabtu, 14 November 2015 - 14:26 WIB
Pria Palestina Tembak Mati 2 Warga Israel
A
A
A
YERUSALEM - Seorang pria bersenajata asal Palestina menembak mati dua warga Israel di Tepi Barat. Pelaku memberondong tembakan ke sebuah keluarga yang tengah bepergian di dekat pemukiman Yahudi Otneil, dekat Hebron.
Seperti disitir Reuters dari Israel Channel 2, Sabtu (14/11/2015), sebuah kendaraan Palestina menyalip dua mobil Israel di sebuah jalan utama dan menembaki mobil pertama yang membawa 5 orang penumpang.
Seorang pria berusia 40-an dan seorang pemuda 18 tahun, yang diduga anaknya, tewas akibat aksi penembakan itu. Sedangkan salah satu dari tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan.
"Dua warga Israel tewas dan lainnya luka-luka ketika kendaraan mereka ditembaki," bunyi pernyataan militer Israel. Pihak militer Israel mengatakan pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini tengah dilakukan pencarian terhadapnya.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengirimkan ucapa belasungkawa. "Kami akan mencari pembunuh keji itu dan akan membawa mereka ke pengadilan seperti yang kita lakukan di masa lalu," katanya.
Aksi penembakan itu pun mendapat tanggapan dari kelompok militan Hamas dan Jihad Islam. Keduanya memuji aksi penembakan itu dan menyatakan sebagai respon yang alami untuk sebuah kejahatan yang dilakukan oleh penduduk Israel. Setidaknya, 14 warga Israel dan 75 warga Palestina tewas sejak gelombang serangan terjadi pada 1 Oktober lalu.
Seperti disitir Reuters dari Israel Channel 2, Sabtu (14/11/2015), sebuah kendaraan Palestina menyalip dua mobil Israel di sebuah jalan utama dan menembaki mobil pertama yang membawa 5 orang penumpang.
Seorang pria berusia 40-an dan seorang pemuda 18 tahun, yang diduga anaknya, tewas akibat aksi penembakan itu. Sedangkan salah satu dari tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan.
"Dua warga Israel tewas dan lainnya luka-luka ketika kendaraan mereka ditembaki," bunyi pernyataan militer Israel. Pihak militer Israel mengatakan pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini tengah dilakukan pencarian terhadapnya.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengirimkan ucapa belasungkawa. "Kami akan mencari pembunuh keji itu dan akan membawa mereka ke pengadilan seperti yang kita lakukan di masa lalu," katanya.
Aksi penembakan itu pun mendapat tanggapan dari kelompok militan Hamas dan Jihad Islam. Keduanya memuji aksi penembakan itu dan menyatakan sebagai respon yang alami untuk sebuah kejahatan yang dilakukan oleh penduduk Israel. Setidaknya, 14 warga Israel dan 75 warga Palestina tewas sejak gelombang serangan terjadi pada 1 Oktober lalu.
(ian)