Netanyahu: AS dan Israel Bisa Bekerjasama Hadapi Iran
Rabu, 11 November 2015 - 19:52 WIB
Netanyahu: AS dan Israel Bisa Bekerjasama Hadapi Iran
A
A
A
WASHINGTON - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, ia percaya Amerika Serikat (AS) dapat bekerjasama dengan Israel untuk memastikan Iran mematuhi kesepakatan nuklir yang telah ditandatanganinya.
"Meskipun kami tidak setuju atas kesepakatan nuklir dengan Iran, saya percaya AS dan Israel dapat dan harus bekerjasama untuk memastikan bahwa Iran akan melakukan segala sesuatunya sesuai dengan kesepakatan," kata Netanyahu saat bertemu dengan Federasi Yahudi Amerika Utara, seperti dikutip dari laman Xinhua, Rabu (11/11/2015).
Netanyahu mengakui, jika hubungan AS dan Israel pada tahun lalu tidaklah sederhana dan merupakan taruhan diplomatik tertinggi. Namun kini, keputusan telah dibuat dan sangat penting untuk bekerja bersama-sama. Menurutnya, AS dan Israel tidak dapat menemukan teman yang lebih baik ketimbang satu sama lainnya.
Hubungan AS dan Israel sempat merenggang setelah Washington bersama enam negara lain menemui kesepakatan soal proyek nuklir Iran pada bulan Juli lalu. Netanyahu pun menyebutnya sebagai kesalahan bersejarah yang mengancam keamanan Israel.
"Meskipun kami tidak setuju atas kesepakatan nuklir dengan Iran, saya percaya AS dan Israel dapat dan harus bekerjasama untuk memastikan bahwa Iran akan melakukan segala sesuatunya sesuai dengan kesepakatan," kata Netanyahu saat bertemu dengan Federasi Yahudi Amerika Utara, seperti dikutip dari laman Xinhua, Rabu (11/11/2015).
Netanyahu mengakui, jika hubungan AS dan Israel pada tahun lalu tidaklah sederhana dan merupakan taruhan diplomatik tertinggi. Namun kini, keputusan telah dibuat dan sangat penting untuk bekerja bersama-sama. Menurutnya, AS dan Israel tidak dapat menemukan teman yang lebih baik ketimbang satu sama lainnya.
Hubungan AS dan Israel sempat merenggang setelah Washington bersama enam negara lain menemui kesepakatan soal proyek nuklir Iran pada bulan Juli lalu. Netanyahu pun menyebutnya sebagai kesalahan bersejarah yang mengancam keamanan Israel.
(ian)