USS Lassen, Kapal Perang AS Penantang Hegemoni China

Rabu, 04 November 2015 - 20:33 WIB
USS Lassen, Kapal Perang...
USS Lassen, Kapal Perang AS Penantang Hegemoni China
A A A
BEIJING - Kapal perang Amerika Serikat (AS) USS Lassen saat ini tengah menjadi sorotan dunia. Penyebabnya, kapal perang ini adalah kapal yang diterjunkan AS ke Laut China Selatan untuk menantang hegemoni China di kawasan tersebut.

Seberapa kuatkah sebenarnya USS Lassen sehingga dipilih oleh Angakatan Laut AS untuk memasuki kawasan sengketa di wilayah Asia tersebut? Merangkum dari sejumlah sumber, Sindonews coba mengungkap sedikit mengenai USS Lassen.

USS Lassen adalah kapal perang yang dibuat oleh Ingalls Shipbuilding di Pascagoula, Mississippi. Kapal ini mulai dibuat pada 24 Agustus 1988 dan selesai pada 16 Oktober satu tahun kemudian. Pada tahun 2002, USS Lassen melakukan debut resminya, kala terlibat dalam latihan perang bersama Peru, Chili, Jepang, Korea Selatan, Kanada, Australia dan Inggris.

Nama Lassen diambil dari nama seorang veteran AS Clyde Everett Lassen. Dia adalah salah satu penerima Medal of Honor atas aksinya melakukan penyelamatan krusial dua pilot helikopter AS saat terjadi perang Vietnam.

USS Lassen pada awalnya bermarkas di San Diego California. Tapi, sejak tahun 2005, kapal yang yang memiliki panjang 155 meter tersebut ditempatkan di pangkalan militer AS di Jepang, yakni di Yokosuka Naval Base di Yokosuka.

Kapal yang mampu melaju hingga kecepatan 30 knot atau sekitar 56 Km perjam ini sendiri memiliki setidaknya 360 kru, dan dilengkapi dengan sejumlah senjata canggih. Seperti sistem peluncur vertikal MK 41, yang mampu menambakkan artleri dengan kaliber 32 dan 64.

Lalu, peluncur rudal Tomahawak dan rudal RUM-139 VL-ASROC, sejumlah senapan, dan dua peluncur torpedo MK 32. USS Lassen juga membawa dua helikopter tempur yakni helikopter Sea Hawk MH-60 SR, salah satu helikopter tempur terbaik yang dimiliki oleh AS.

Kapal berjenis destroyer ini juga sempat mengalami kecelakaan pada tahun 2009 lalu, dimana USS Lassen bertabrakan dengan sebuah kapal feri di pelabuhan Yokusuka, Jepang. Empat orang terluka dalam insiden tersebut, yang akhirnya membuat pemerintah Jepang menuntut AS atas insiden ini.
(esn)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
16 menit yang lalu
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
28 menit yang lalu
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
1 jam yang lalu
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
2 jam yang lalu
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved