Soal Pidato Tentang Holocaust, Ini Pembelaan Netanyahu
Kamis, 22 Oktober 2015 - 13:15 WIB
Soal Pidato Tentang Holocaust, Ini Pembelaan Netanyahu
A
A
A
YARUSALEM - Kritikan tajam terus mengalir dari para politikus oposisi Israel, pejabat Palestina dan ahli holocaust soal pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di hadapan Kongres Zionis Israel pada Selasa lalu. Oposisi dan ahli holocaust menilai Netanyahu berupaya membebaskan Adolf Hitler dari kejahatannya, dan kemudian menyalahkan umat Islam, dan Palestina.
”Ini adalah hari yang menyedihkan dalam sejarah ketika pemimpin pemerintah Israel membenci tetangganya, sehingga ia bersedia untuk membebaskan penjahat perang yang paling terkenal dalam sejarah, Adolf Hitler, pembunuh 6 juta orang Yahudi,” kata Saeb Erekat, Sekjen Organisasi Pembebasan Palestina.
Gerah dengan semua kritikan yang ditujukan kepada dirinya akibat pidato itu, Netanyahu akhirnya angkat bicara. Dirinya mengaku tidak memiliki maksud untuk membebaskan Hilter dari tanggung jawab atas pembantaian terhadap umat Yahudi tersebut.
"Saya tidak punya niat untuk membebaskan Hitler dari tanggung jawab atas tindakan jahat yang telah merusakan masyarakat Yahudi Eropa," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Facebooknya.
"Hitler bertanggung jawab atas solusi akhir untuk memusnahkan enam juta orang Yahudi. Dia yang membuat keputusan," sambung pemimpin Negeri ZIonis itu, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (22/10).
Netanyahu dalam pidatonya di hadapan Kongres Zionis Israel menyalahkan mufti agung Palestina Haji Amin al-Husseini atas holocaust. Menurutnya, al-Husseini adalah orang memanasi Hitler untuk membantai enam juta warga Yahudi Eropa pada masa Perang Dunia II.
”Ini adalah hari yang menyedihkan dalam sejarah ketika pemimpin pemerintah Israel membenci tetangganya, sehingga ia bersedia untuk membebaskan penjahat perang yang paling terkenal dalam sejarah, Adolf Hitler, pembunuh 6 juta orang Yahudi,” kata Saeb Erekat, Sekjen Organisasi Pembebasan Palestina.
Gerah dengan semua kritikan yang ditujukan kepada dirinya akibat pidato itu, Netanyahu akhirnya angkat bicara. Dirinya mengaku tidak memiliki maksud untuk membebaskan Hilter dari tanggung jawab atas pembantaian terhadap umat Yahudi tersebut.
"Saya tidak punya niat untuk membebaskan Hitler dari tanggung jawab atas tindakan jahat yang telah merusakan masyarakat Yahudi Eropa," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Facebooknya.
"Hitler bertanggung jawab atas solusi akhir untuk memusnahkan enam juta orang Yahudi. Dia yang membuat keputusan," sambung pemimpin Negeri ZIonis itu, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (22/10).
Netanyahu dalam pidatonya di hadapan Kongres Zionis Israel menyalahkan mufti agung Palestina Haji Amin al-Husseini atas holocaust. Menurutnya, al-Husseini adalah orang memanasi Hitler untuk membantai enam juta warga Yahudi Eropa pada masa Perang Dunia II.
(esn)