Pria Ini Jadikan Ganja sebagai Obat Penyelamat Nyawa Anak-anak

Sabtu, 26 September 2015 - 20:28 WIB
Pria Ini Jadikan Ganja...
Pria Ini Jadikan Ganja sebagai Obat Penyelamat Nyawa Anak-anak
A A A
MELBOURNE - Nama pria ini adalah Dr Andrew Katelaris. Dia jadi sorotan media Australia setelah memproduksi obat dari ganja untuk menyelamatkan nyawa anak-anak.

“Ini aneh bahwa di abad ke-21, kita harus menyembunyikan produksi obat penyelamat hidup,” kata Katelaris saat ia membuka sebuah panel.

Sudah lebih dari satu dekade, Katelaris menyeduh minyak ganja yang tidak diawasi tim medis. Meski mengklaim obat dari ganja buatannya bisa menyelamatkan nyawa anak-anak, dokter itu memiliki riwayat kelam di masa lalu. Dia pernah ditangkap puluhan kali dan didakwa karena berbagai pelanggaran kasus narkoba.

Sejak melakukan beragam pelanggaran itu, dia semakin agresif pada keyakinannya bahwa ganja dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Salah satu obat buatannya itu diklaim bisa meredakan gejala epilepsi pada anak.

Dia menyadari memproduksi obat dari ganja bisa membuatnya ditangkap lagi. ”Saya belum berusaha untuk menghindari masalah hukum,” katanya, dalam sebuah film dokumenter terbaru “The Pot Doctor” sebagaimana dikutip news.com.au, Sabtu (26/9/2015).

”Motivasi utama kami adalah untuk benar-benar mendorong ganja (untuk) medis,” lanjut dia. Dia tidak akan menyerah untuk memperoleh lisensi medis untuk obat yang dia buat dari ganja, karena dia yakin manfaatnya besar.

Dia mengaku diminta memilih antara menjadi peneliti dan menjadi seorang dokter yang terdaftar resmi. ”Itu bukan keputusan yang sangat sulit,” ujarnya.

”Orang-orang mengatakan, Anda telah mengorbankan banyak, (termasuk) karir Anda, tetapi ini adalah karir saya, kan? Jika saya adalah salah satu orang ya di jas putih, itu bukan karir. Itulah peran seorang pria ya di jas putih. Ini hanya tidak sesuai dengan kepribadian saya. Tapi saya tidak mengorbankan karir saya, ini adalah karir saya,” ujarnya.

Ganja di Australia masih ilegal, meski untuk kepentingan medis. Namun, bulan lalu, Komite Urusan Konstitusi dan Hukum Senat dengan suara bulat mendukung regulator obat dari ganja. Para pendukung kebijakan menilai hal itu sebagai langkah awal untuk mengatur ganja medis.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
31 menit yang lalu
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
1 jam yang lalu
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
6 jam yang lalu
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
7 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
8 jam yang lalu
Infografis
5 Obat Flu dan Batuk...
5 Obat Flu dan Batuk Tradisional yang Aman untuk Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved