Diduga Mata-mata, China Tahan Wanita AS

Selasa, 22 September 2015 - 20:28 WIB
Diduga Mata-mata, China...
Diduga Mata-mata, China Tahan Wanita AS
A A A
BEIJING - Pihak otoritas China melalui Kementerian Luar Negeri tengah menyelidiki seorang wanita asal Amerika Serikat (AS) karena diduga menjadi mata-mata. Dugaan ini mencuat di tengah persiapan kunjungan Presiden Xi Jinping ke AS.

"Sandy Phan-Gillis dicurigai karena membahayakan keamanan nasional China dan sedang diselidiki oleh pihak berwenang China," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei.

Sementara itu, dalam pernyataan yang dirilis secara online, pihak keluarga menyatakan bahwa wanita asal Texas itu telah menjadi obyek penyelidikan otoritas China dalam enam bulan terakhir. Menurut pihak keluarga, Gillis diduga seorang agen rahasia dan telah mencuri rahasia negara, seperti dikutip laman Reuters, Selasa (22/9/2015).

Namun, tuduhan ini dibantah oleh sang suami. "Gillis bukan mata-mata atau pencuri," ujar suaminya, Jeff Gillis dalam pernyataan tersebut. "Dia adalah seorang pengusaha, pekerja keras, yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk kegiatan non-profit yang menguntungkan hubungan Houston-China," tuturnya.

Menurut pihak keluarga, Gillis ditahan saat mencoba menyeberang dari kota yang berada di sebelah selatan China, Zhuhai ke Macau pada 19 Maret lalu. Hingga tanggal 19 September kemarin, ia dikenakan tahanan rumah. Namun pada akhir pekan kemarin ia telah dibawa ke pusat tahanan di barat daya kota Nanning. Sampai sekarang, belum diketahui tuduhan resmi yang disangkakan kepadanya.

"Sandy dalam kesehatan yang sangat buruk," bunyi pernyataan itu sembari menambahkan ia menderita tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan gula darah tinggi. Dia telah dirawat di rumah sakit berulang kali saat dalam tahanan "Pejabat Konsulat AS telah bertemu dengan Phan-Gillis. Namun ia belum boleh menghubungi keluarga dan teman-temannya," demikian pernyataan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
26 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved