Rusia Mengaku Coba Selamatkan Suriah dari Kehancuran
Kamis, 17 September 2015 - 20:23 WIB
Rusia Mengaku Coba Selamatkan Suriah dari Kehancuran
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia kembali melemparkan pembelaan mengenai kebijakan yang mereka ambil di Suriah. Negeri Beruang Merah itu menegaskan, apa yang mereka lakukan di Suriah semata-mata untuk menyelamatkan negara tersebut dari kehancuran.
"Dukungan militer yang diberikan Moskow kepada Damaskus ditujukan untuk memerangi terorisme, menjaga keutuhan negara Suriah dan mencegah bencana total di kawasan itu," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan.
Zakharova, seperti dilansir Reuters pada Kamis (19/7/2015), juga turut melemparkan kritikan kepada Amerika Serikat (AS). Dirinya mengkritik sikap AS yang menggunakan media sebagai alat komunikasi dengan Rusia.
Dirinya menegaskan, jika diminta Rusia akan siap untuk bekerjasama dengan AS soal Suriah. "Moskow siap untuk berbagi informasi tentang dukungan militer untuk pasukan pemerintah Suriah dengan Washington. Namun, harus melalui jalur yang tepat," tambah Zakharova.
AS dan Rusia memang kembali terlibat gesekan akibat kebijakan Rusia di Suriah. AS yang tidak senang dengan kebijakan tersebut selalu melemparkan pernyataan yang menyebut Rusia salah mengambil langkah, dan menyebut kebijakan tersebut hanya akan memperburuk situasi di Suriah.
"Dukungan militer yang diberikan Moskow kepada Damaskus ditujukan untuk memerangi terorisme, menjaga keutuhan negara Suriah dan mencegah bencana total di kawasan itu," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan.
Zakharova, seperti dilansir Reuters pada Kamis (19/7/2015), juga turut melemparkan kritikan kepada Amerika Serikat (AS). Dirinya mengkritik sikap AS yang menggunakan media sebagai alat komunikasi dengan Rusia.
Dirinya menegaskan, jika diminta Rusia akan siap untuk bekerjasama dengan AS soal Suriah. "Moskow siap untuk berbagi informasi tentang dukungan militer untuk pasukan pemerintah Suriah dengan Washington. Namun, harus melalui jalur yang tepat," tambah Zakharova.
AS dan Rusia memang kembali terlibat gesekan akibat kebijakan Rusia di Suriah. AS yang tidak senang dengan kebijakan tersebut selalu melemparkan pernyataan yang menyebut Rusia salah mengambil langkah, dan menyebut kebijakan tersebut hanya akan memperburuk situasi di Suriah.
(esn)