Hillary Ogah Berdamai dengan Iran

Rabu, 09 September 2015 - 19:16 WIB
Hillary Ogah Berdamai...
Hillary Ogah Berdamai dengan Iran
A A A
WASHINGTON - Salah satu calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton menyatakan perjanjian nuklir Iran bukanlah pintu masuk untuk mencairkan hubungan ke dua negara setelah lebih dari 35 tahun bermusuhan.

"(Perjanjian) Ini bukan awal dari pembukaan diplomatik yang lebih luas dan kita tidak harus mengharapkan kesepakatan ini menyebabkan perubahan yang lebih luas dari mereka," ujar Hillary, seperti dikutip dari laman Washington Post, Rabu (9/9/2015).

Hillary mengakui jika dirinya mendukung kesepakatan untuk mencabut sanksi terhadap Iran dengan konsekuensi membatasi operasi negara tersebut membuat nuklir. Menurutnya itu adalah pilihan yang terbaik untuk menghentikan Iran untuk mengembangkan bom nuklir. Meski begitu, ia mengaku skeptis dengan motif dan tingkah laku Iran.

"Kita harus berpikir jernih tentang apa yang bisa kita harapkan dari hubungan dengan Iran. Itu tidak harus menjadi premis untuk melanjutkan (hubungan diplomatik)," tukasnya.

Sebelumnya, sikap yang hampir sama juga ditunjukkan oleh pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang menolak untuk bekerjasama lebih jauh dengan AS. Dengan tegas Khamenei mengatakan bahwa negosiasi dengan AS hanya sebatas perjanjian nuklir internasional, tidak lebih.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
5 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
6 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
7 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
8 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
9 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved