Tinggalkan Pantai Alaska, 3 Kapal Perang China Bingungkan Pentagon

Jum'at, 04 September 2015 - 09:22 WIB
Tinggalkan Pantai Alaska,...
Tinggalkan Pantai Alaska, 3 Kapal Perang China Bingungkan Pentagon
A A A
WASHINGTON - Pentagon dibuat bingung oleh tiga kapal perang China yang meninggalkan lepas pantai Alaska setelah bermanuver. Sampai saat ini, Pentagon tidak tahu maksud dari manuver ketiga kapal perang China di Laut Bering dekat Alaska itu.

“Lima kapal (termasuk tiga kapal) perang yang terlihat oleh AS di lepas pantai Alaska, kini memulai perjalanan untuk kembali,” kata Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Jonathan Greenert, kepada Reuters¸yang dilansir Jumat (4/9/2015). (Baca: Pentagon Pantau Manuver 3 Kapal Perang China di Dekat Alaska)

Dia menduga, manuver kapal-kapal perang China itu tidak lebih dari sekadar latihan perang saat berlayar di perairan internasional di Laut Bering sejak Rabu lalu. Ketiga kapal perang China itu disertai kapal pengisi bahan bakar dan kapal amfibi.

Pentagon menyatakan, manuver kapal-kapal perang China di dekat Alaska itu merupakan yang pertama kali terjadi.

”Kami menghormati kebebasan semua bangsa untuk mengoperasikan kapal militer di perairan internasional sesuai dengan hukum internasional,” kata juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis.

Selain Pentagon, Gedung Putih juga dibuat bingung dengan maksud dari manuver kapal-kapal perang China itu. Kendati demikian, juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, memastikan bahwa aksi kapal-kapal perang China itu bukan sebagai ancaman. “Washington sedang bingung terkati maksud semua ini yang masih belum jelas,” ujarnya. (Baca juga: Gedung Putih: Kapal Perang China di Dekat Alaska Bukan Ancaman)

Sementara itu, Kementerian Pertahanan China, sempat mengkonfirmasi bahwa tujuan manuver kapal-kapal perangnya hanya untuk latihan rutin. Aksi kapal-kapal perang China di dekat Alaska itu hanya berselang beberapa jam setelah Bejing menggelar parade militer besar-besaran untuk memperingati 70 tahun akhir Perang Dunia II.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved