Tindakan Keras Rezim Najib Buat Rakyat Malaysia Frustasi

Minggu, 30 Agustus 2015 - 08:55 WIB
Tindakan Keras Rezim...
Tindakan Keras Rezim Najib Buat Rakyat Malaysia Frustasi
A A A
KUALA LUMPUR - Demo reformasi menuntut Perdana Menteri (PM) Malaysia lengser dipantau Amnesty International. Kelompok HAM dunia itu menilai tindakan keras rezim Pemerintah Najib membuat rakyat Malaysia frustasi.

Amnesty mendesak Pemerintah Malaysia untuk mendengarkan suara para demonstran dan bukan menekan mereka.

”Ada frustrasi besar dengan sejumlah hak yang jadi masalah endemik di Malaysia pada saat ini. Tindakan keras terhadap kebebasan berekspresi oleh pemerintah harus diakhiri,” kata Josef Benedict, Wakil Direktur Kampanye Amnesty Internasional, dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Minggu (30/8/2015). (Baca: Serukan Reformasi, Demo Pelengseran PM Malaysia Berlanjut)

Demo reformasi di Malaysia dipicu adanya skandal dugaan korupsi di lembaga keuangan negara Malaysia yang dikenal dengan nama 1MDB. Lembaga yang dipimpin PM Najib itu, dililit utang dalam jumlah besar. Namun dalam momen bersamaan, ada aliran dana multi-juta dolar yang mengalir ke rekening pribadi PM Najib.

Pemimpin Malaysia itu menyangkal telah melakukan kesalahan. Dia juga menolak tuduhan korupsi. Para pejabat Malaysia pro-Najib menegaskan, aliran dana multi-juta dolar ke rekening Najib bukan dari lembaga 1MDB tapi dari donatur asal Timur Tengah. Anehnya, sosok donatur itu sampai saat ini masih misterius.

Sementara itu, pengamat ragu jika demonstran pro-demokrasi bernama “Bersih” di Malaysia bisa melengserkan PM Najib. Alasannya, mereka tidak memiliki kepemimpinan yang kuat.

Ibrahim Suffian, direktur jajak pendapat independen Merdeka Pusat, mengatakan ada suara ketidakpuasan dengan PM Najib yang menjabat sejak tahun 2009. Suara itu terkonsentrasi di daerah perkotaan.

Berbagai tindakan keras Rezim Najib yang dianggap membuat rakyat Malaysia frustasi itu antara lain Najib memecat wakilnya dan menteri lain yang dianggap berseberangan dengan Najib. Pemimpin Malaysia itu juga mencopot jaksa agung yang sedang menyelidiki skandal dugaan korupsi di lembaga 1MDB. Selain itu, rezim Najib memberedel dua media dan memblokir situs yang menyerukan demo reformasi termasuk situs kelompok “Bersih”.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
28 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
3 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved