Ritual Perkosaan Senior ke Junior Guncang Sekolah Menlu AS

Kamis, 20 Agustus 2015 - 09:30 WIB
Ritual Perkosaan Senior...
Ritual Perkosaan Senior ke Junior Guncang Sekolah Menlu AS
A A A
NEW HAMPSHIRE - Kasus ritual perkosaan pelajar senior pria terhadap pelajar junior perempuan sebelum acara kelulusan mengguncang Sekolah St Paulus, di Concord, Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri AS, John Kerry dan sejumlah tokoh politik AS tercatat sebagai alumni sekolah elite yang didirikan tahun 1856 itu.

Kasus itu telah memasuki sidang di pengadilan kemarin. Mantan pelajar di sekolah itu, Owen Labrie, 19, telah didakwa dengan beberapa tuduhan perkosaan yang terjadi sejak Mei 2014. Sejumlah saksi telah dihadirkan dalam sidang tersebut.

Korban yang saat kejadian berlangsung masih berusia 15 tahun mengatakan, insiden memalukan di sekolah itu terjadi ketika Labrie mengundang dirinya, sebagai tradisi “hormat pada senior” merupakan tradisi warisan lama, di mana pelajar senior yang hendak lulus harus melakukan hubungan badan dengan pelajar yunior perempuan.

”Saya pikir saya mungkin bisa melihat tempat yang sejuk, dan mungkin kita akan mencium, tapi itu semua (terjadi),” kata korban yang kini berusia 16 tahun, seperti dikutip Reuters, Kamis (20/8/2015). “Saya merasa kotor, saya merasa dilanggar,” katanya lagi.

Labrie membawa korban ke atap gedung terpencil dan kemudian menuju ke sebuah ke ruang mekanik bawah. Di lokasi itulah, ritual asusila pelajar senior pada yunior terjadi.

Korban yang memberikan keterangan kepada jaksa Catherine Ruffle, telah meminta agar Labrie berhenti melakukan tindakan asusila terhadapnya. Korban yang identitasnya dilindungi pengadilan itu menangis mengenang kejadian itu.

”Saya tidak mengatakan apa-apa," katanya. ”Saya berpikir, ‘aduh, saya sakit’, tapi saya tidak bisa memikirkan hal lain. Saya merasa seperti dalam kondisi kaku,” lanjut korban.

Setelah kejadian, Labrie rutin bertukar e-mail dengan korban. Hal itu sebagai cara untuk membungkam korban agar tidak buka mulut atas ritual asusila tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
34 menit yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
8 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved