Biden: Pelaku Teror di Chattanooga Adalah Jihadis Sesat

Minggu, 16 Agustus 2015 - 19:28 WIB
Biden: Pelaku Teror...
Biden: Pelaku Teror di Chattanooga Adalah Jihadis Sesat
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengatakan, aksi pembunuhan terhadap empat anggota Marinir dan pelaut di Chattanooga, AS pada bulan Juli adalah perbuatan dari jihadis sesat, meskipun belum diketemukan apa motif di balik penyerangan tersebut.

Hal itu diungkapkan Biden saat menghadiri upacara peringatan kejadian tersebut di Tennessee, seperti dikutip dari BBC, Minggu (16/8/2015). Dalam kesempatan itu, Biden juga menyatakan jika tersangka adalah ideolog sesat.

Dalam upacara peringatan itu, Biden hadir bersama Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter, dan berbaur bersama para keluarga korban dalam sebuah seremoni memperingati satu bulan serangan 16 Juli lalu itu.

Dalam sambutannya, Biden mengaku terkenang dengan anaknya sendiri, mantan Jaksa Agung dari Delaware, Beau Biden, yang meninggal karena kanker otak pada bulan Mei lalu.
"Saya berharap tidak berada di sini. Saya mengetahui betapa sulitnya bagi Anda untuk berada di sini," kata Biden.

"Saya tidak memiliki hubungan spesial dengan salah satu dari mereka secara probadi, tetapi saya tahu mereka.
Mempunyai keyakinan, tekad, dapat dipercaya, penuh kasih, dan selalu, selalu setia. Saya tahu mereka. Mereka adalah anak-anak saya. Dan begitu banyak anak-anak lain yang saya tahu," kjata Biden.

Sebelumnya, seorang pemuda yang diketahui bernama Mohammad Youssuf Abdulazeez menyerang dua fasilitas militer di Chattanooga pada bulan Juli lalu. Aksi itu menyebabkan lima orang tewas.
(Baca : Dua Pusat Militer AS Diberondong Tembakan, 5 Tewas)

Penyidik FBI mengatakan bahwa Abdulazeez (24) melakukan aksi itu seorang diri. Namun pihak penyidik belum bisa menyimpulkan apakah pelaku melakukan hal itu karena dipengaruhi oleh ideologi radikal atau didorong oleh penyakit mental seperti yang diakui oleh kelurgannya.

"Motif pembunuhan itu belum jelas, apakah karena gangguan jiwa, ekstrimisme, atau ideologi kebencian, kita tidah tahu," ujar Menhan AS Ashton Carter.

Carter sendiri telah memerintahkan pihak militer untuk meninjau prosedur untuk melindungi pasukan AS dan meningkatkan keamanan pos-pos rekrutmen.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
10 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved