Kasus Korupsi Diselidiki, Wakil PM Irak Mengundurkan Diri

Selasa, 11 Agustus 2015 - 13:56 WIB
Kasus Korupsi Diselidiki,...
Kasus Korupsi Diselidiki, Wakil PM Irak Mengundurkan Diri
A A A
BAGHDAD - Satu dari tiga wakil Perdana Menteri (PM) Irak mengundurkan diri dan akan diselidiki untuk kasus korupsi. Penyelidikan itu dianggap langkah nyata PM Irak,Haider al-Abadi untuk memberangus korupsi di Irak.

Setelah marak protes anti-pemerintah dan munculnya seruan ulama Muslim Syiah terkemuka di Irak, PM Abadi mengumumkan langkah-langkah kerjanya untuk mereformasi sistem pemerintahan. Abadi mengatakan, jabatan tinggi di pemerintahan tidak bisa diduduki oleh orang yang tidak memenuhi syarat dan mendorong praktik korupsi.

Wakil PM Irak yang mengundurkan diri adalah Baha al-Araji. Dia merupakan wakil PM Irak untuk urusan energi.

Langkah Abadi telah didukung ulama Syiah terkemuka Irak, Moqtada al-Sadr. Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situsnya, Sadr memerintahkan Araji untuk mengundurkan diri dan melarang dia meninggalkan Irak sampai prosedur pengadilan dijalankan secara tuntas.

Dhiya al-Asadi, seorang anggota senior gerakan kelompok al-Sadr, membenarkan bahwa Araji telah mengajukan pengunduran diri.Sedangkan juru bicara Dewan Pengadilan Tertinggi Irak, Abdul-Sattar al-Birqdar,mengatakan bahwa, kata jaksa penuntut umum telah memerintahkan penyelidikan korupsi terhadap Araji.

Araji sendiri belum berkomentar atas penyelidikan korupsi terhadap dirinya. Sebelumnya, ulama Irak, Ayatollah Ali al-Sistani dalam khotbahnya salat Jumat mendesak PM Abadi bertindak keras.”Menyerang dengan tangan besi untuk melawan korupsi,” katanya, yang dilansir Reuters, Selasa (11/8/2015).
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
6 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved