Sengketa Laut China Selatan, Filipina Usul Dana Gila-gilaan

Senin, 20 Juli 2015 - 13:52 WIB
Sengketa Laut China...
Sengketa Laut China Selatan, Filipina Usul Dana Gila-gilaan
A A A
MANILA - Pemerintah Filipina mengusulkan anggaran pertahanan yang gila-gilaan untuk tahun depan, yakni mencapai 25 miliar peso atau sekitar Rp7,3 triliun. Dana sebesar itu akan digunakan untuk membeli berbagai peralatan alutsista untuk membela klaim Filipina atas kawasan Laut China Selatan.

Pejabat Filipina pada Senin (20/7/2015) mengatakan dana pertahanan yang diusulkan sebesar 25 miliar peso untuk membeli kapal frigrat, pesawat mata-mata hingga radar canggih untuk dioperasikan di Laut China Selatan yang jadi sengketa.

Kawasan Laut China Selatan telah jadi sengketa antara China dengan negara-negara Asia seperti Filipina, Malaysia, Vietnam, Brunei dan Taiwan. Namun, dari beberapa negara yang bersengketa itu, China merupakan negara yang mengklaim hampir 90 persen kawasan Laut China Selatan. China juga jadi negara yang paling agresif dalam melakukan reklamasi di kawasan sengketa itu.

RUU Anggaran Pertahanan Filipina sudah diusulkan untuk tahun 2016. Namun, Presiden Benigno Aquino diyakini tidak lagi menjabat pada tahun depan. Dana pertahanan 25 miliar peso yang diusulkan itu lebih besar 15,1 persen dibandingkan dengan jumlah anggaran pertahanan pada saat ini.

Sekretaris Manajemen Anggaran Filipina, Florencio Abad, membenarkan usulan anggaran pertahanan Filipina yang besar-besaran itu. ”Pada 2016, proposal kami untuk Kongres sebesar 25 miliar peso untukprogram modernisasi (militer),” kata Abad kepada Reuters, Senin (20/7/2015).

Seorang jenderal senior militer, yang menolak disebutkan namanya karena ia tidak berwenang berbicara kepada media, mengatakan kepada Reuters, bahwa dana pertahanan yang diusulkan itu untuk mengakuisisi dua frigat, dua pesawat patroli jarak jauh dan tiga radar pengawasan udara.
(mas)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
2 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
7 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved