Bill Clinton Setop Pidato Bayaran Jika Hillary Jadi Presiden AS

Kamis, 11 Juni 2015 - 11:54 WIB
Bill Clinton Setop Pidato...
Bill Clinton Setop Pidato Bayaran Jika Hillary Jadi Presiden AS
A A A
WASHINGTON - Bekas Presiden Amerika Serikat (AS), Bill Clinton, mengatakan, ia akan berhenti memberikan pidato bayaran jika istrinya, Hillary Rodham Clinton, memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) AS 2016.

Hillary saat ini menjadi calon presiden terkuat AS dari Partai Demokrat. Bill Clinton siap untuk berpidato tanpa bayaran jika sang istri melenggang mulus di kursi Gedung Putih.

“Tidak, saya tidak berpikir begitu,” kata Bill Clinton, Kamis (11/6/2015), ketika ditanya apakah dia akan terus berpidato untuk dibayar jika istrinya nanti benar-benar menggantikan Presiden Barack Obama.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Bill Clinton menyangkal jika dia memanfaatkan keuntungan untuk yayasan keluarganya ketika Hillary menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS. ”Tidak ada yang pernah meminta saya untuk hal apapun,” ujarnya.

Bill Clinton memuji istrinya itu sebagai “batu” yang keras dari keluarganya. Dia percaya, rakyat AS tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang sisi-sisi kehidupan Hillary.

”Saya percaya dia, bahwa dalam hidup saya memiliki lebih dari satu kesempatan,” katanya, yang akan disiarkan CNN pada hari Minggu nanti.

Hillary pernah nyaris melenggang ke Gedung Putih menjadi Presiden AS dalam Pilpres di periode masa lalu. Namun, Hillary dikalahkan Barack Obama kala itu. Obama sendiri telah menyatakan dukungannya kepada Hillary untuk menggantikannya pada 2016 mendatang.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
24 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved