Di Korut, Anak Sekolah Diajari Menembak Senapan Mesin

Senin, 25 Mei 2015 - 17:54 WIB
Di Korut, Anak Sekolah...
Di Korut, Anak Sekolah Diajari Menembak Senapan Mesin
A A A
PYONGYANG - Seorang wartawan program berita 60 Minutes, Tom Steinfort, menjadi wartawan langka yang diizinkan mengunjungi Korea Utara (Korut). Dia melihat anak-anak sekolah di negara itu diajari menembak dengan senapan mesin, namun “buta” soal internet.

Kunjungan Steinfort yang secara resmi diizinkan rezim diktator Kim Jong-un itu berlangsung April 2015. Dia mengatakan kepada news.com.au menjelang siaran laporan itu pada Minggu malam, bahwa kunjungannya itu menarik sekaligus “menakutkan”.

Dia menghabiskan waktu seminggu pada bulan April dengan kru syutingnya. Selama waktu itu, dia melakukan wawancara dengan penduduk setempat tentang kehidupan di negara yang dipimpin rezim Jong-un.

Apa yang ia temukan, katanya, adalah sebuah negara yang aneh dan membingungkan. Menurutnya, negara itu mencoba untuk hadir sebagai negara adidaya yang berteknologi maju. Namun pada kenyataannya masih sangat primitif.

Steinfort hanya bisa mengakses wilayah Korut yang berbatasan dengan Korea Selatan (Korsel). ”Jika saya harus mengatakan dalam sebuah kata, saya akan mengatakan itu aneh,” kata Steinfort di kediamanya di London.

”Ini pasti menarik, dan kadang-kadang menakutkan. Misalnya ternyata, sebagai bagian dari kurikulum, setiap anak sekolah belajar bagaimana untuk mengoperasikan senapan mesin dan granat aktif. Mereka akan diberi kelas senapan mesin untuk memastikan mereka siap jika harus dipanggil untuk membela negara. Hanya hal-hal kecil seperti itu,” ujar dia, yang dilansir Senin (25/5/2015).

Meski demikian, kehidupan di Korut yang ia temui masih normal. Contoh, anak-anak pergi ke sekolah, orang dewasa bekerja dan ada yang berolahraga di malam hari.

”Dalam hal ini saya akan lebih suka berkunjung ke sana daripada ke tempat-tempat seperti Yaman atau Suriah. Hanya saja di sana begitu dikontrol dan diawasi,” ujarnya.

Menurutnya, media di Korut hanya dianggap lelucon. “Halaman depan (surat kabar) benar-benar setiap harinya harus ada artikel tentang Kim Jong-un dan bagaimana jeniusnya dia. Berita di televisi juga sama persis. Tidak ada akses ke internet bagi siapa pun. Tidak ada pengetahuan tentang dunia luar,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
22 menit yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
1 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
1 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
2 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
2 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved