Dubes Rusia Yakin dengan Kemampuan Aparat Indonesia
Rabu, 21 Desember 2016 - 23:50 WIB
Dubes Rusia Yakin dengan Kemampuan Aparat Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhael Y Galuzin angkat bicara mengenai aksi demo yang terjadi di depan Kedutaan Besar Rusia beberapa waktu lalu. Aksi demo itu memprotes tindakan Rusia di Aleppo.
"Saya ingin menggarisbawahi, sebagai Duta Besar untuk Indonesia, saya tidak merasa aksi unjuk rasa di depan kedubes Rusia ini merefleksikan pergerakan dari keseluruhan masyarakat indonesia," ucap Galuzin pada Rabu (21/12).
"Saya pikir aksi semacam itu diorganisasikan dan dilakukan oleh perwakilan dari bagian kecil masyarakat Inonesia, yang mungkin saja sudah diradikalisasi. Tapi tentu itu bukan sikap Indonesia, bukan sikap mayoritas masyarakat Indonesia," sambungnya.
Dia menuturkan, yang ia rasakan sebagai dubes untuk Indonesia adalah sambutan yang hangat. Dia mengaku merasa nyaman dalam melakukan kerja sama dengan indonesia, dalam berbagai bidang, budaya, pendidikan, dan lain-lain.
Sementara itu ketika disinggung mengenai apakah ia memiliki ketakutan tragedi yang menimpa Andrey Karlov akan menimpa dirinya, Galuzin mengaku percaya dengan kemampuan otoritas keamanan Indonesia.
"Sebagai dubes di Indonesia, saya yakin otoritas Indonesia mengetahui situasi keamanan dan apa yang sedang terjadi di Indonesia. Saya yakin otoritas Indonesia berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya serangan teroris di Indonesia," ucapnya.
"Saya apresiasi usaha Indonesia dalam memerangi terorisme. Rusia membuka tangan selebar-lebarnya untuk kerja sama dengan Indonesia dalam melawan terorisme. Ini membuat hubungan kita semakin dekat," tukasnya.
"Saya ingin menggarisbawahi, sebagai Duta Besar untuk Indonesia, saya tidak merasa aksi unjuk rasa di depan kedubes Rusia ini merefleksikan pergerakan dari keseluruhan masyarakat indonesia," ucap Galuzin pada Rabu (21/12).
"Saya pikir aksi semacam itu diorganisasikan dan dilakukan oleh perwakilan dari bagian kecil masyarakat Inonesia, yang mungkin saja sudah diradikalisasi. Tapi tentu itu bukan sikap Indonesia, bukan sikap mayoritas masyarakat Indonesia," sambungnya.
Dia menuturkan, yang ia rasakan sebagai dubes untuk Indonesia adalah sambutan yang hangat. Dia mengaku merasa nyaman dalam melakukan kerja sama dengan indonesia, dalam berbagai bidang, budaya, pendidikan, dan lain-lain.
Sementara itu ketika disinggung mengenai apakah ia memiliki ketakutan tragedi yang menimpa Andrey Karlov akan menimpa dirinya, Galuzin mengaku percaya dengan kemampuan otoritas keamanan Indonesia.
"Sebagai dubes di Indonesia, saya yakin otoritas Indonesia mengetahui situasi keamanan dan apa yang sedang terjadi di Indonesia. Saya yakin otoritas Indonesia berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya serangan teroris di Indonesia," ucapnya.
"Saya apresiasi usaha Indonesia dalam memerangi terorisme. Rusia membuka tangan selebar-lebarnya untuk kerja sama dengan Indonesia dalam melawan terorisme. Ini membuat hubungan kita semakin dekat," tukasnya.
(esn)