MNLF Habisi 4 Bandit Abu Sayyaf demi Pembebasan 7 WNI

Rabu, 10 Agustus 2016 - 21:57 WIB
MNLF Habisi 4 Bandit...
MNLF Habisi 4 Bandit Abu Sayyaf demi Pembebasan 7 WNI
A A A
ZAMBOANGA - Empat bandit Abu Sayyaf tewas dalam sebuah bentrokan dengan pasukan Moro National Liberation Front (MNLF) demi menjamin pembebasan tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di Filipina. Bentrokan pecah di Sulu, kemarin pagi.

Pihak MNLF mengatakan para korban tewas antara lain sub-pemimpin Abu Sayyaf, Jennor Lahab alias Jim Naga, kemudian anaknya dan dua orang lain, yang namanya belum diketahui.

Para korban tewas, menurut laporan Philstar, Rabu (10/8/2016) adalah para pengikut pemimpin Abu Sayyaf, Alhabshy Misaya.

Sementara itu, pihak militer Filipina membenarkan adanya pertempuran antara pasukan MNLF dengan kelompok Abu Sayyaf di Sulu, Filipina selatan.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Komando Mindanao Barat Filipina, Mayor Felimon Tan, mengatakan langkah MNLF itu memang untuk pembebasan tujuh sandera.

Meski demikian, menurut Tan, operasi MNLF dan upaya melawan Abu Sayyaf tidak direstui oleh militer. Militer Filipina menghendaki agar MNLF membantu menjaga perdamaian di Provinsi Sulu.

Pada bulan Maret lalu, Tan menuduh Jim Naga membantu menculik 10 pelaut Indonesia, yang dibebaskan dua minggu kemudian setelah negosiasi.

Sejak tahun 1991, Abu Sayyaf telah melakukan pengeboman, penculikan, pembunuhan dan pemerasan di kawasan Filipina selatan yang didominasi kaum Muslim.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dijadwalkan bertemu dengan pemimpin MNLF Nur Misuari pada hari Jumat nanti. Jika terlaksana, ini merupakan pertemuan kedua Duterte dan Misuari sejak Duterte dilantik sebagai Presiden Filipina.

Misuari saat ini sejatinya berstatus buron setelah berhasil menghindari tuduhan melakukan pengepungan di Kota Zamboanga pada tahun 2013, di mana sekitar 300 orang tewas dan ribuan rumah hancur. Duterte mengatakan dia bersedia untuk memberikan jaminan keamanan bagi Misuari untuk memulai pembicaraan antara pemerintah dan faksinya.
(mas)
Berita Terkait
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
3 Alasan Timnas Indonesia...
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Boleh Kalah di Pertandingan Filipina vs Indonesia
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia vs Filipina, Bung Kus Sebut Moral Pemain Sudah Oke!
Michael Weiss Beberkan...
Michael Weiss Beberkan 2 Keuntungan Filipina Kalahkan Timnas Indonesia
3 Pemain Filipina yang...
3 Pemain Filipina yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
Berita Terkini
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
20 menit yang lalu
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
9 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
10 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
11 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
12 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
14 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved