Dituduh Gelapkan Uang Umat untuk Sewa Master Seks, Eks Pastor AS Ditemukan Tewas

Senin, 13 Juli 2020 - 09:49 WIB
loading...
Dituduh Gelapkan Uang...
Peter Miqueli, mantan pastor New York City, Amerika Serikat, yang dituduh gelapkan uang umat paroki untuk beli rumah dan menyewa master seks gay. Foto/New York Post/Michael Berman
A A A
NEW YORK CITY - Seorang mantan pastor New York City, Amerika Serikat (AS) yang dituduh menggelapkan uang umat parokinya USD1 juta (lebih dari Rp14,3 miliar) ditemukan tewas di rumahnya di New Jersey. Menurut dokumen gugatan yang diajukan para umat paroki, uang yang digelapkan itu digunakan untuk membeli rumah dan menyewa seorang master seks gay.

Peter Miqueli, 57, ditemukan tewas oleh polisi di rumahnya pada Kamis pekan lalu. Jasadnya ditemukan berada di dalam rumah bertingkat satu di Cornell Drive, Brick Township.

Temuan jasad korban terungkap dari dokumen aparat penegak hukum dan suadara korban, Joseph Miqueli, yang dilansir NJ.com.

"Saya tidak tahu apa-apa lagi. Polisi seharusnya memanggil saya kembali tetapi mereka tidak pernah melakukannya," kata Joseph Miqueli.

“(Peter) Miqueli ditemukan meninggal. Ini adalah kasus pemeriksa medis county, jadi kami tidak mengomentarinya lebih lanjut pada saat ini," kata pihak kepolisian Brick Township melalui seorang juru bicara kepada media tersebut yang dilansir Fox News, Senin (13/7/2020). (Baca: Pastor Indonesia Pidato dalam Demo AS, Dikecam di Dalam Negeri )

Peter Miqueli mengundurkan diri sebagai pastor paroki Saint Frances de Chantal di Throggs Neck pada 2015. Dia mengundurkan diri dua hari setelah umat paroki Bronx-nya mengajukan gugatan perdata di Mahkamah Agung Manhattan dengan menuduh dia telah menggelapkan setidaknya USD1 juta sejak 2003.

Gugatan itu mengklaim Peter Miqueli menggunakan dana umat untuk membeli rumahnya di Brick sebesar USD264.000 pada 2009, membayar sewa bulanan untuk master seks homoseksualnya Keith Crist di apartemen East Harlem, dan membeli obat-obatan terlarang dan resep untuk mereka berdua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved