Rusia dalam Bahaya, AS Dilaporkan Siap Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Rabu, 14 Desember 2022 - 02:07 WIB
loading...
Rusia dalam Bahaya,...
AS dilaporkan siap untuk mengirimkan baterai rudal Patriot ke Ukraina. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dilaporkan siap untuk mengirim baterai rudal Patriot ke Ukraina . AS akhirnya menyetujui permintaan mendesak dari para pemimpin Ukraina yang sangat membutuhkan senjata yang lebih kuat untuk menembak jatuh serangan Rusia yang masuk, kata pejabat AS.

"Persetujuan kemungkinan akan datang akhir pekan ini dan dapat diumumkan paling cepat Kamis," kata tiga pejabat, yang berbicara tanpa menyebut nama karena keputusan itu belum final dan belum diumumkan seperti dilansir dari AP, Rabu (14/12/2022).

Para pemimpin Gedung Putih dan Pentagon telah mengatakan secara konsisten bahwa memberi Ukraina pertahanan udara tambahan adalah prioritas, dan rudal Patriot telah dipertimbangkan selama beberapa waktu. Salah satu pejabat mengatakan bahwa saat musim dingin ditutup, pertimbangan tersebut menjadi prioritas yang lebih tinggi.

Potensi persetujuan administrasi untuk baterai Patriot pertama kali dilaporkan oleh CNN.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak para pemimpin Barat untuk menyediakan senjata yang lebih canggih untuk membantu negaranya dalam perangnya dengan Rusia.

Baca: AS Tak Punya Rencana Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina Sekarang

Menyediakan rudal permukaan-ke-udara Patriot akan memajukan jenis sistem pertahanan yang dikirim Barat untuk membantu Ukraina mengusir serangan udara Rusia, dan dapat menandai eskalasi.

Selama konferensi video pada hari Senin, Zelensky mengatakan kepada tuan rumah Jerman dan para pemimpin lain dari kekuatan industri G7 bahwa negaranya membutuhkan bantuan rudal jarak jauh, tank modern, artileri dan baterai rudal serta sistem pertahanan udara berteknologi tinggi lainnya untuk melawan serangan Rusia yang telah melumpuhkan pasokan listrik dan air untuk jutaan orang Ukraina.

“Sayangnya, Rusia masih memiliki keunggulan dalam artileri dan misil,” kata Zelensky.

Ia juga mengatakan bahwa melindungi fasilitas energi Ukraina dari rudal Rusia dan drone Iran akan menjadi perlindungan seluruh Eropa.

"Karena dengan serangan ini Rusia memprovokasi bencana kemanusiaan dan migrasi tidak hanya untuk Ukraina, tetapi juga untuk seluruh Uni Eropa,” ujarnya.

Baca: Sekjen NATO: Terserah Jerman Jika Ingin Kerahkan Rudal Patriot ke Ukraina

Memberikan rudal Patriot ke Ukraina akan memajukan jenis sistem pertahanan yang dikirim Barat untuk membantu negara itu menangkis serangan udara Rusia, dan kemungkinan akan menandai eskalasi.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada wartawan bahwa Pentagon saat ini tidak memiliki rencana untuk mengirim rudal Patriot ke Ukraina, tetapi diskusi itu terus berlanjut.

"Masalah utama adalah bahwa kompleks, sistem berteknologi tinggi membutuhkan perawatan dan pelatihan yang signifikan," kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas operasi yang sedang berlangsung di Ukraina.

Pertahanan udara juga menjadi topik pembicaraan telepon yang diadakan Zelensky dengan Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu lalu. Biden "

"(Biden) menyoroti bagaimana AS memprioritaskan upaya untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina melalui bantuan keamanan kami, termasuk pengumuman 9 Desember sebesar USD275 juta dalam bentuk amunisi dan peralatan tambahan yang mencakup sistem untuk melawan penggunaan kendaraan udara tak berawak Rusia," kata Gedung Putih.

Baca: Jerman Tolak Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved