Rusia Gempur Ukraina dengan Amunisi Tua, Diduga Stok Senjatanya Menipis
Selasa, 13 Desember 2022 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menilai bahwa pada tingkat tembakan yang digunakan Rusia adalah artileri dan amunisi roketnya dalam hal apa yang kami sebut artileri dan amunisi roket yang dapat digunakan sepenuhnya. Mereka mungkin dapat melakukannya hingga awal 2023,” kata pejabat itu.
"Menggunakan yang senjata lebih tua membawa risiko."
"Dengan kata lain, Anda memuat amunisi dan menyilangkan jari dan berharap itu akan menembak atau ketika mendarat itu akan meledak," imbuh pejabat Amerika tersebut.
Iran, lanjut dia, telah mentransfer drone ke Rusia untuk digunakan dalam perangnya di Ukraina.
Militer Rusia belum berkomentar atas pernyataan pejabat militer Amerika tersebut. Moskow selama ini tidak mengungkap persediaan senjata mereka sejak invasi ke Ukraina dimulai 24 Februari lalu.
Utusan Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, pada Jumat pekan lalu mengatakan Moskow juga berusaha untuk mendapatkan ratusan rudal balistik dari Iran dan menawarkan kepada Teheran tingkat dukungan militer dan teknis yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai imbalan.
"Menggunakan yang senjata lebih tua membawa risiko."
"Dengan kata lain, Anda memuat amunisi dan menyilangkan jari dan berharap itu akan menembak atau ketika mendarat itu akan meledak," imbuh pejabat Amerika tersebut.
Iran, lanjut dia, telah mentransfer drone ke Rusia untuk digunakan dalam perangnya di Ukraina.
Militer Rusia belum berkomentar atas pernyataan pejabat militer Amerika tersebut. Moskow selama ini tidak mengungkap persediaan senjata mereka sejak invasi ke Ukraina dimulai 24 Februari lalu.
Utusan Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, pada Jumat pekan lalu mengatakan Moskow juga berusaha untuk mendapatkan ratusan rudal balistik dari Iran dan menawarkan kepada Teheran tingkat dukungan militer dan teknis yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai imbalan.
Lihat Juga :